PSM VOX Coeleistis Choir ITN Malang, Makin Memukau Di Kancah Internasional

KEREN: Tim PSM VOX Coeleistis Choir ITN Malang saat perform untuk Taipei International Choral Competition 2021

MALANG, NewMalangPos – VOX Coeleistis Choir (VCC) ITN Malang, kembali mengukir prestasi internasional. Kali ini dalam ajang Taipei International Choral Competition 2021 (TICC). Sebuah kompetisi internasional yang diselenggarakan oleh Taipei Philharmonic Foundation, Taipei, Taiwan.

Tidak tanggung-tanggung, tim Paduan Suara Mahasiswa (PSM) ITN Malang ini memborong dua kategori juara sekaligus. Yakni kategori Youth Choir dengan predikat Gold Medal dan kategori Ethnic/ Traditional Music dengan predikat Silver Medal. Tidak hanya itu, PSM VCC ITN Malang juga memenangkan penghargaan tambahan, yakni sebagai Fans Favourite Award.

Ungkapan syukur sekaligus banggsa langsung disampaikan langsung oleh Rektor ITN Malang, Prof. Dr. Eng. Ir. Abraham Lomi, MSEE., kepada awak media melalui, Rabu (29/7) lalu. “Tentu ini merupakan sebuah kebanggaan kita semua” ucap Prof Lomi, saat jumpa pers melalui zoom meeting.

Tak lupa ia juga menyampaikan apresiasi terhadap pencapaian tim VCC yang juga menjadi salah satu perwakilan paduan suara perguruan tinggi Indonesia di ajang TICC 2021. Menurutnya, perwakilan VCC menjadi bukti bahwa ITN Malang mampu bersaing di ajang internasional.

Baca Juga :  SMK Widyagama Malang Miliki 26 Produk Kreatif dan Startup Bisnis

Apalagi dibuktikan dengan medali emas dan perak yang diraih dalam kompetisi tersebut. “Atas nama pimpinan ITN Malang, kami menyampaikan selamat kepada Tim VCC yang telah berhasil tampil dan menang dalam ajang TICC di Taiwan,” ucapnya.

Prof Lomi menyampaikan raihan prestasi tim PSM VCC menggambarkan semangat mahasiswa ITN Malang yang tak pernah pudar meski di masa pandemi. Jarak yang terpisah oleh jaringan tak membuat langkah mahasiswa terhenti untuk mengukir prestasi demi prestasi.

Bahkan, tidak hanya ini prestasi VCC. Sebelumnya PSM ini juga pernah mengukir prestasi di Tokyo, Bangkok dan beberapa di forum nasional. Sepak terjang mereka di berbagai event kompetisi telah mengharumkan nama ITN Malang.

Ini menjadi gambaran sekaligus peluang bagi mereka para lulusan SMA dan sederajat, yang memiliki bakat di bidang vokal untuk bisa masuk di ITN Malang dan bergabung dengan VCC. Tim mahasiswa ini telah membuktikan diri, bahwa meskipun dibina secara daring selama pandemi, tetap mampu tampil yang terbaik di kancah dunia. “Salut pada mereka (mahasiswa) yang terus semangat berkompetisi hingga mendapat tempat yang terhormat sebagai juara,” ujar Prof Lomi.

Baca Juga :  SD Muhammadiyah 5 Malang, Percaya Diri Lahirkan Prestasi

Bagi mahasiswa yang berprestasi, Prof Lomi menjanjikan penghargaan. ITN Malang memberikan penghargaan sebanyak dua kali dalam setahun kepada mahasiswa berprestasi dari berbagai bidang. Yakni saat upacara Hardiknas dan 17 Agustus.

Sementara itu, pelatih VCC ITN Malang Supriyanto Harmanie, SS mengatakan bahwa latihan mahasiswa dilaksanakan sejak Februari 2021. Dan banyak kendala yang dihadapi. Karena dilaksanakan secara daring.

Apalagi mereka yang tampil di TICC Taiwan, 80 persen adalah anggota baru angkatan 2020. Belum pernah bertemu secara langsung. Satu sama lain belum ada yang kenal.

Ditambah lagi anggota tim banyak yang dari luar pulau. Ada yang dari Kalimantan, Bangka Belitung, Toraja, NTT, dan Papua. Kadang latihan pun tidak lengkap.

Pertemuan pertama mereka yaitu dua hari menjelang take video untuk lomba. Sehingga butuh penyesuaian yang cepat dalam tim. Agar dalam waktu yang singkat bisa kompak dan menyatu dengan baik. “Belajar online itu sangat susah. Sering terjadi delay. Suara tidak bisa serentak karena faktor jaringan,” terangnya.

Baca Juga :  Makin Hebat, UIN Maliki Malang Miliki Laboratorium dan Museum PII

Secara teknis, TICC 2021 digelar secara online/daring. Para peserta mengirimkan video performa mereka kepada panitia penyelenggara. Ditampilkan secara live dari Channel Youtube TICC pada 22 – 25 Juli 2021.

PSM ITN Malang membawakan empat lagu. Yakni Lir-ilir dan Wor untuk kategori Ethnic/ Traditional Music, Ego Sum Panis Vivus dan Pijar Surya Khatulistiwa untuk kategori Youth Choir.

Jumlah peserta/penyanyi 37 orang, satu orang pianis dan satu orang pelatih. Dari tim VCC ada Budi Susanto Yohanes sebagai pianis. Dan Supriyanto Harmanie, SS sebagai Pelatih/Conductor. Keduanya merupakan alumni ITN Malang.

Lomba diikuti oleh 38 tim yang terbagi dalam 13 kategori. Diikuti oleh beberapa negara diantaranya Indonesia, Hongkong, Malaysia, Jepang, Polandia, Taiwan, China, dan Macau. “Kita bersyukur kepada Tuhan usaha besar yang kita lakukan memberikan hasil yang membanggakan,” ucap Pembina UKM VCC ITN Malang, Vega Aditama ST, MT.

ITN Malang masih membuka Pendaftaran Mahasiswa Baru untuk Gelombang 2 s/d 31 Juli 2021 dan Gelombang 3 mulai awal Agustus s/d 11 Sept 2021.
LET’S JOINT WITH ITN MALANG
https://pmb2021.itn.ac.id/. (adv/imm)

Pilihan Pembaca