Propemperda 2021, Paripurnakan 3 dari 18 Raperda

Pembahasan Raperda oleh Legislatif di Kota Batu terhambat dikarenakan pemberlakuan PPKM Darurat. (NMP/KERISDIANTO)

KOTA BATU, NewMalangPos – Pekerjaan rumah harus digarap oleh legislatif agar 18 Program Pembentukan Peraturan Daerah (Propemperda) tahun 2021 bisa terselesaikan seluruhnya tahun ini. Pasalnya dari total 18 Propemperda yang diajukan masih tiga Perda yang paripurna.
Ketua Propemperda Kota Batu, Syaifudin mengatakan bahwa hingga saat ini pihaknya masih menyelesaikan tiga Reperda. Menurutnya kurang maksimalnya dalam menggarap Raperda karena beberapa alasan seperti diberlakukannya PPKM Darurat.
“Masih tiga Perda yang kami selesaikan. Yakni Penataan Desa, Penataan Kelurahan dan Penataan Kecamatan, Raperda Fasilitasi Pesantren dan
Reperda Desa Wisata. Inipun merupakan Raperda yang belum terselesaikan tahun lalu,” ujar Syaifudin kepada New Malang Pos.
Ia menerangkan lebih lanjut, setelah menyelesaikan tiga Perda tersebut untuk saat ini pihaknya lanjut membahas tiga Raperda yang meliputi Raperda Penataan Pedagang Kaki Lima (PKL), Raperda Penyelenggaraan Ketertiban Masyarakat dan Raperda Narkotika.
“Tiga Raperda ini baru dibahas bulan Juli lalu karena pertama kita harus selesaikan tiga perda lanjutan tahun kemarin. Molornya penggarapan Raperda karena beberapa kendala. Diantaranya PPKM Darurat dan juga pembahasan di Bagian Hukum Provinsi yang hanya ada tiga orang,” terangnya.
Dengan beberapa kendala tersebut, lanjut dia, membuat pihaknya masih menyelesaikan tiga perda. Sedangkan tiga Raperda yang tengah digarap ditargetkannya selesai bulan Agustus ini.
Jika bulan ini DPRD benar-benar menyelesaikan tiga Perda tersebut masih tersisa 12 Raperda yang harus diselesaikan dalam sisa waktu empat bulan kedepan.
“Masih sisa 12 Raperda lagi. Dengan sisa waktu yang ada secara realistis tidak mungkin bisa diselesaikan seluruhnya. Kami memperkirakan paling maksimal sembilan Raperda lagi yang bisa kami diselesaikan,” terangnya. (eri)

Pilihan Pembaca