Program Fisik Sebelum Pelatih Baru Datang

12

MALANG, NewMalangPos – Trio asisten pelatih Arema FC Kuncoro, Siswantoro dan Singgih Pitono masih memimpin program latihan untuk tim. Kepemimpinan mereka meneruskan program sejak sekitar satu bulan lalu ketika menyiapkan tim menghadapi Piala Menpora 2021. Di bawah kepemimpinan ketiga pelatih tersebut, tim akan kembali menyantap program latihan fisik sampai pelatih baru datang.

“Intinya sekarang ini anak-anak menyiapkan fisik dulu sambil menunggu pelatih baru. Kami akan siapkan basicnya dulu. Kalau fisik sudah ada, pelatih mau seperti apa pun, pasti bisa. Tapi kalau pelatih tiba-tiba datang, ndak bakal bisa jalan,” kata asisten pelatih Arema FC Kuncoro.

Sekalipun begitu, program latihan fisik yang disiapkan ini adalah racikan sendiri tiga pelatih tersebut. Itu berarti, belum ada campur tangan pelatih baru terhadap latihan terbaru Arema FC saat ini. Meskipun, Kuncoro mengaku sudah sempat memulai komunikasi dengan pelatih kepala baru yang sedang diincar.

“Kalau komunikasi dengan pelatih baru memang sudah. Hanya saja belum berbicara sejauh itu (program latihan dan lainnya),” ungkap Kuncoro.

Usai dipastikan tersingkir dari turnamen pramusim, dia tidak meliburkan pemainnya terlalu lama. Para pemain hanya punya waktu libur tiga hari sejak kembali dari Solo, sampai kembali berlatih, Sabtu (3/4) pagi. Ia khawatir akan sulit mengumpulkan para pemain kembali jika ada jeda yang cukup lama sebelum berlatih kembali.

Selain itu, Kuncoro mengkhawatirkan soal kondisi fisik mereka. Tiga laga kompetitif di Grup A Piala Menpora 2021 membantu peningkatan kondisi para pemain. Untuk itu, tim harus segera berlatih untuk tetap menjaga kebugaran yang telah mereka peroleh dari pertandingan tersebut.

“Kenapa saya mulai latihan awal karena kondisi mereka sudah didapatkan waktu di pertandingan turnamen pramusim kemarin. Kalau liburnya kelamaan, ya nol lagi. Apalagi kalau saya mulai latihan hari Senin, keburu habis lagi tenaga mereka. Kalau sudah habis, mereka gampang cedera waktu latihan,” ujar dia.

Kuncoro juga berharap ada efek lain dari berkumpulnya para pemain. Dengan skuat yang nyaris lengkap, dia berharap koordinasi tim bisa segera terbangun. Menurutnya, hal itu sama pentingnya diperhatikan selain kondisi fisik. Jika tidak, Arema FC akan mengulang kesalahan dua kali.

“Apalagi waktu mepet gini. Sebisa mungkin pemain harus segera kumpul. Main bola kan hapalan, terutama strategi. Jadi pemain tidak hanya punya fisik, yang penting juga organisasi antarpemain itu. Kalau soal kuat-kuatan, Ade Rai juga kuat,” jawabnya dengan selingan candaan.

Kompetisi Liga 1 rencananya bakal digelar rentang bulan Juni sampai Juli 2021. Jika memang demikian, maka waktu sekitar dua bulan menyongsong kompetisi dianggap Kuncoro bukan waktu yang panjang. Maka dari itu, dia tidak mau membuang-buang waktu untuk mulai kembali menyiapkan tim.

Sampai saat ini, izin Liga 1 belum resmi dikeluarkan. Kepolisian masih akan mengevaluasi penerapan protokol kesehatan di Piala Menpora 2021. Apabila semuanya berjalan lancar, izin bisa dikeluarkan. (abr/jon)