Pria di Bali Ditembak karena Dituduh Selingkuhan Istri

Foto: Barang bukti senapan angin milik I Made Widarma Putra (dok. Polsek Petang/Detik News)

NewMalangPos – Polisi menangkap I Made Widarma Putra karena menembak I Putu Juana. Pria 31 tahun ini menduga I Putu Juana sebagai selingkuhan istrinya.

“Hasil interogasi terhadap pelaku bahwa dalam melakukan penganiayaan, dilakukan dengan cara menembak menggunakan senapan gas laras panjang di tegalan di Banjar Tiyingan, Desa Pelaga Kecamatan Petang, Kabupaten Badung seorang diri,” kata Kasubbag Humas Polres Badung, Iptu I Ketut Oka Bawa, dikutip Detik News, Kamis (11/3).

Menurut Oka Bawa, I Made Widarma Putra mengakui perbuatannya, di mana awalnya dia menjebak I Putu Juana. I Made Widarma Putra mengaku sebagai Ni Luh Sri dan merayu lewat SMS untuk mengajak bertemu di tegalan di Dusun Tiyingan Desa Pelaga Kecamatan Petang, Kabupaten Badung pada Sabtu (6/3) sekitar pukul 19.30 WITA.

Baca Juga :  Pemuda Sidoarjo Ini Tega Pukul Ibunya Gegara Ditegur Bawa Pulang Perempuan

I Putu Juana awalnya tidak mau bertemu di tempat tersebut. Namun I Made Widarma Putra yang berpura-pura sebagai Luh Sri memaksa untuk bertemu dan memberitahu supaya motor I Putu Juana dibawa masuk agar tidak dilihat warga. Akhirnya I Putu Juana mengikuti permintaannya.

“Setelah masuk disuruh oleh saksi 1 (Luh Sri) untuk ke belakang di tempat tersebut, selanjutnya korban disuruh jalan duluan. Dan setelah berbalik badan, terlapor (I Made Widarma Putra) sudah menodongkan senapan gas laras panjang,” tutur Oka Bawa.

Akibat penembakan tersebut, I Putu Juana mengalami luka tembak pada bagian paha sebelah kiri. Akan tetapi, korban dapat merebut senapan angin yang dipakai menembak tersebut.

Baca Juga :  Bupati Terpilih Sabu Raijua NTT Disebut Berstatus Warga AS

“Setelah berhasil merebut senapan tersebut, terlapor langsung melarikan diri dan selanjutnya korban langsung pulang dan berobat di Puskesmas Petang II di Desa Pelaga. Dengan adanya kejadian tersebut korban melapor ke kantor polisi Polsek Petang,” jelasnya.

Polsek Petang mendapatkan laporan tersebut diterima dengan nomor LP-B/02/III/2021/BALI/RES BDG/SEK.PETANG pada 7 Februari 2021 Pukul 10.00 WITA. Tim opsnal Polsek Petang langsung melakukan olah TKP.

“Berdasarkan olah TKP dan analisa TKP serta keterangan/informasi dari saksi-saksi di TKP, tim opsnal Polsek Petang melakukan penyelidikan secara intensif dan selanjutnya melakukan penyelidikan. Dari hasil penyelidikan diketahui pelaku bernama I Made Widarma Putra,” kata Oka Bawa.

Baca Juga :  Luhut Larang Perayaan Natal dan Tahun Baru di Tempat Umum

Berbekal data tersebut unit Opsnal Polsek Petang melakukan penangkapan terhadap pelaku yang pada saat itu sedang berada di rumah temannya di Banjar Semanik, Desa Pelaga, Kecamatan Petang, Kabupaten Badung. Pelaku berhasil ditangkap pada Selasa (9/3) pada pukul 18.00 WITA.

Polisi turut menyita barang bukti berupa sebuah senapan angin merk Black Leopard kaliber 4,5 warna hitam dengan panjang kurang lebih 1 meter, dengan tali sandang warna hitam. Selain itu juga terdapat buah magazen dan 8 buah peluru senapan angin.

Pelaku kini diganjar dengan Pasal 351 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) tentang penganiayaan. (aud/dtk/ley/nmp)