PPKM Mikro Tahap Tiga, Kota Batu Catatkan 13 RT Zona Kuning

5
ZONA KUNING: Salah satu RT di Kelurahan Songgokerto, Kecamatan Batu, Kota Baru jadi salah satu daerah zona kuning yang saat ini sudah masuk dalam zona hijau. (NMP/MUHAMMAD FIRMAN)

KOTA BATU, Newmalangpos – PPKM mikro tahap 3 yang dilaksanakan di Kota Batu mampu menekan jumlah zona kuning dari 21 RT menjadi 13 RT atau berkurang 8 RT dari awal penerapan PPKM mikro tahap 3. Artinya PPKM mikro yang diterapkan di Kota Batu sangat efektif untuk menekan angka positif Covid-19.


Wakil Wali Kota Batu, Ir. Punjul Santoso M.M mengatakan, bahwa dari evaluasi yang dilakukan Pemkot Batu setiap minggunya. Tepatnya per 18 Maret secara kumulatif, kasus confirm covid-19 bertambah 128 kasus sejak dimulainya PPKM mikro tahap.


“Jika diamati, grafik jumlah kasus konfirmasi Covid-19 pada PPKM tahap 3 lebih landai jika dibandingkan dengan PPKM sebelumnya. Bahkan PPKM mikro berhasil menurunkan rerata penambahan kasus confirm harian di Kota Batu dari PPKM tahap 1 hingga 3,” ujar Punjul kepada New Malang Pos, Minggu (21/3).


Pihaknya mencatat untuk rerata penambahan kasus confirm harian di Kota Batu pada PPKM tahap 1 sebanyak 5 kasus per hari. Untuk PPKM tahap 2 sebanyak 3 kasus per hari dan PPKM tahap 3 sebanyak 2 kasus per hari.
Kemudian untuk rata-rata kesembuhan pada PPKM Tahap 1 sebesar 2 orang per hari. Sedangkan pada PPKM mikro tahap 3 rata-rata kesembuhan berhasil meningkat menjadi 4 orang per hari.

“Dengan tingkat kasus positif turun dan kesembuhan yang meningkat. Secara tidak langsung RS yang digunakan merawat pasien Covid-19 dalam minggu ini sebanyak 51 tempat tidur. Dengan pemakaian sebesar 39,22 persen. Jumlah itu meningkat 15 persen dari minggu sebelumnya,” terang Punjul.


Sedangkan untuk shelter terdapat dua shelter yang disediakan Pemkot Batu dengan kapasitas total sebanyak 230 pasien. Jumlah tersebut masih terisi dua pasien. Punjul menambahkan, selain penerapan PPKM mikro yang mampu menekan kasus positif Covid-19 adalah vaksinasi. Karena itu ia berharap vaksinasi bisa dilakukan dan diberikan oleh semua warga Kota Batu sesuai tahapan.


Sementara itu terkait vaksinasi, Kepala Bidang Pencegahan, Pengendalian Penyakit Dan Penanganan Bencana, Dinkes Kota Batu, dr Susana Indahwati menambahkan bahwa selama dilakukan vaksinasi hingga dua tahap. Pelaksanaan vaksinasi tahap pertama telah dilakukan pada 1562 orang nakes untuk dosis pertama. Untuk dosis kedua, sudah divaksin 1555 orang. Artinya masih selesai 99,9 persen. “Sedang tahap kedua bagi publik yang telah mendapat dosis pertama 4235 pelayanan publik. Untuk tahap dosis kedua telah terealisasi 1918 pelayan publik atau masih 75 persen,” bebernya. (eri/udi)