PPKM Darurat Diperpanjang JTP Group Tutup Sampai 31 Juli

Pegawai Batu Secret Zoo milik JTP group saat memberikan makanan pada satwa-satwanya. (NMP/MUHAMMAD FIRMAN)

KOTA BATU, NewMalangPos – Jatim Park Group pastikan tutup hingga 31 Juli. Hal itu disampaikan oleh Marketing and PR Manager JTP Group, Titik S Ariyanto setelah adanya perpanjangan PPKM Darurat oleh pemerintah hingga 25 Juli mendatang.

“Mengacu dari peraturan pemerintah pusat tentang perpanjangan PPKM Darurat. Kami juga memastikan seluruh park di JTP Group tutup hingga 31 Juli mendatang,” ujar Titik kepada New Malang Pos, Rabu (21/7/2021).

Ia menjelaskan penutupan tempat wisata buatan tersebut untuk mendukung kebijakan pemerintah pusat dan daerah menekan persebaran kasus Covid-19.

“Selain itu karena virus ini penyebarannya seperti multi level marketing. Meski belum bisa selesai total bersih dari virus, tetapi kami berusaha menekan angka penyebaran dengan menutup lebih lama atau menambah lima hari dengan harapan memberi waktu agar virus ini bisa lekas selesai,” bebernya.

Baca Juga :  PPKM, Okupansi Hotel Terjun Bebas

Akibat penutupan tempat wisata, diakuinya banyak pekerja yang harus dirumahkan. Pihaknya berharap agar dengan pemberlakuan PPKM Darurat mampu membuat keadaan kembali membaik dan tempat wisata kembali dibuka.

“Kami tentu berkorban, tetapi kami juga memikirkan jangka panjang untuk internal dan eksternal. Bahwa JTP Group yang memiliki produk destinasi wisata dan hotel ingin pada saat kami buka nanti kami telah menyiapkan segala sesuatunya dengan baik supaya masyarakat percaya diri saat berwisata ke JTP group,” paparnya.

Meski dilakukan penutupan, tambah Titik, pihaknya juga tetap memberlakukan piket bagi beberapa pekerja. Baik untuk maintenance dan juga pemberian makan bagi satwa di Batu Secret Zoo ataupun di Eco Green Park dan Predator Fun Park.

Baca Juga :  Resto 52, Buka di Rumah Tanpa Ribet, Pilih Take Away Saja

Sementara itu Wali Kota Batu, Dra. Dewanti Rumpoko M.Si berharap dengan perpanjangan PPKM Darurat mampu menekan pegerakan masyarakat dan menekan angka kasus positif Covid-19 di Kota Batu.

“Perpanjangan kebijakan ini adalah instruksi pusat. Kami pemerintah daerah hanya menjalankan dan membuat kebijakan yang terbaik. Kami meminta bagi masyarakat dan pelaku untuk bersabar. Karena kebijakan yang dilakukan untuk kebaikan bersama,” bebernya.

Dewanti menegaskan, kebaikan bersama yang dimaksud adalah memastikan kesehatan masyarakat lebih baik dengan tinggal dirumah sementara waktu. Kemudian setelah penanganan kesehatan bisa dikendalikan, aktifitas dan perekonomian bisa kembali berjalan.

Baca Juga :  Jelang Lebaran Ketupat , Pedagang Kewalahan Penuhi Permintaan Pembeli

Sampai saat ini, Pemkot Batu melalui Dinas Kesehatan juga terus melakukan vaksinasi bagi warganya. Tercatat, untuk vaksinasi telah mencapai sekitar 25 persen dari seluruh warga Kota Batu. (eri)