Posko PPKM RT 12 Raih Penghargaan

3
pameran
Ketua RT 12 RW 07, Sonny Kuswantoro dan para warga yang kompak usai menerima penghargaan Posko PPKM mikro terbaik di Kota Malang dari Wali Kota Malang Sutiaji. (NMP-Ipunk Purwanto

Terbaik di Kota Malang

MALANG, NewMalangPos – Mengusung semangat kebersamaan, Posko PPKM RT 12 RW 07 Kelurahan Gadang, Kecamatan Sukun mendapatkan penghargaan sebagai Posko PPKM terbaik di Kota Malang.

Rabu (7/4), Wali Kota Malang Sutiaji menyerahkan penghargaan itu  kepada Ketua RT 12 RW 07, Sonny Kuswantoro di halaman Balai Kota Malang. Capaian tersebut, dikatakan merupakan buah dari kekompakan warganya.

“Syukur Alhamdulillah saya ucapkan. Mungkin berdasarkan dari kekompakan warga, gotong royongnya. Ke depan mungkin ada pembinaan lagi dari pemerintah kita bisa lebih baik dari yang sekarang,” ujar Sonny Kuswantoro usai menerima piagam.

Dari kekompakan warga itulah, kemudian tercetus ide untuk membuat sebuah posko yang unik dan nyaman. Karena sebagian besar warganya merupakan pecinta barang antik, jadilah Posko tersebut mengusung konsep antik.

“Sebenarnya kita itu sebelum ada Posko PPKM kita sudah ada Posko. Untuk penanganan Covid-19 kita mendirikan tenda. Lalu kita buat Posko yang memiliki nilai seni jadi istilahnya ada barang antik yang kebetulan disini banyak yang punya barang antik. Kita ciptakan konsep untuk membuat Posko tersebut,” cerita Sonny.

Tak hanya itu, di lingkungannya tersebut juga memiliki berbagai ketangguhan menghadapi Covid-19 seperti Kampung Tangguh. Mulai dari ketangguhan kesehatan, sosial, ekonomi hingga keamanan.

“Ketangguhan sosial ini meliputi kerjasama, ada kerja bakti, seperti pembenahan lampu mati, itu ditangani warga. Ada pembagian sayur seminggu sekali kita adakan. Kita juga sediakan barang barang APD, penyemprotan tiap minggu sekali. Ambulans juga disediakan oleh yayasan Gongmas sebagai penanggulangan Covid-19 untuk ketangguhan kesehatan. Kita juga bagi sembako, lalu ada ternak lele yang dilakukan oleh karang taruna dibina oleh bapak pengurus semua,” beber Sonny.

Penasihat RT 12 yang juga Penggiat Kampung Tangguh RW 07 Kelurahan Gadang, Drs. Wahyu Widayat S.H menambahkan, pihaknya akan terus mengembangkan inovasi di wilayahnya. Dasarnya juga sama, yakni agar kekompakan warga tetap terjaga.

“Kami ada rencana dengan Pak RT dan pengurus itu membuat Kampung Pancasila dengan konsep tradisional, back to nature. Kita bahkan sudah memasang beberapa gazebo. Jadi nanti semacam Malang Tempo Dulu. Tapi ini masih konsep dan perlu dipikirkan lagi karena menyangkut biaya,” ujar pria yang akarab disapa Ki Wahyu itu.

Ki Wahyu bersyukur dengan adanya Posko PPKM, dapat memberikan banyak manfaat. Yang paling kentara yang dirasakannya adalah keamanan yang semakin terjaga berkat persatuan warga.

“Yang paling utama itu dari PPKM yang paling dapat dirasakan adalah ketahanan keamanan. Di sini dulu orang parkir di depan tidak berani, pasti hilang. Kebetulan dengan siaga penuh warga yang digilir sampai sekarang Alhamdulillah nihil. Paling tidak konsep ke depan itu kita utamakan persatuan warga,” terangnya.

Anggota Komisi C DPRD Kota Malang, Ferry Kurniawan mengapresiasi atas capaian dari Posko PPKM Mikro RT12 RW 07 Kelurahan Gadang. Ia menyebut kebersamaan warga tersebut memang patut diacungi jempol.

“Kita merasakan bahwa ini bukan tanggungjawab satu golongan saja. Ini bentuk kebersamaan. Saya melihatnya nilai pancasila sudah diterapkan. Jadi saya sebagai generasi muda sangat berterimakasih. Kami selalu mendukung, dari mungkin bentuk, materi, tenaga, spirit ini kan sama satu tarikan nafas jadi kita gayung bersambut lah,” ujar Ferry. (ian/aim)