Polresta Makota Gagalkan Distribusi 2.820 Arak Bali

Ribuan botol minol jenis Arak Bali berhasil diamankan Sat Samapta Polresta Makota. (Punk/nmp)

MALANG, NEW MALANG POS – Polresta Malang Kota (Makota) berhasil menggagalkan distribusi minuman beralkohol (minol) jenis Arak Bali di Kota Malang. Ada 2.820 botol Arak Bali yang diamankan Satuan Samapta Polresta Makota hingga Sabtu, (25/9) akhir pekan kemarin.

Kapolresta Makota AKBP Budi Hermanto menyatakan, jumlah minol yang diamankan tersebut berasal dari dua operasi yang dilaksanakan pada Senin, (6/9) dan Sabtu, (25/9).

“Pada Senin (6/9), awal bulan September ini kami berhasil mengamankan 1.620 botol Arak Bali berukuran 600 mililiter. Anggota dari Sat Samapta Polresta Makota, mengamankan dari laporan masyarakat saat minuman tersebut transit di sebuah jasa pengiriman,” ujarnya pada Senin, (27/9).

Menyambung hal ini, Kasat Samapta Polresta Makota Kompol Syabain Rahmad Kusriyanto menuturkan sudah menindak staf jasa pengiriman tersebut. Karena diketahui melanggar Perda Kota Malang nomor 4 Tahun 2020 atas perubahan Perda nomor 5 Tahun 2006 tentang Pengawasan, Pengendalian Peredaran Minuman Alkohol di Kota Malang dengan ancaman hukuman denda Rp 50 juta dan hukuman kurungan paling lama 3 bulan.

Baca Juga :  PT KAI Gusur 25 Bangunan Liar

Ada dua staf jasa pengiriman yang terletak di Jalan dr. Cipto Kecamatan Klojen yang ditindak petugas kepolisian. Keduanya adalah SR, 31, warga asal Kelurahan Tanjungrejo Kecamatan Sukun dan KH, 23, warga asal Kelurahan Ngebruk Kecamatan Poncokusumo Kabupaten Malang.

“Untuk keduanya sudah kami ajukan untuk menjalani sidang Tipiring, nantinya akan diberikan sanksi denda dan kurungan,” ungkapnya.

Bain sapaan akrab Kasat Samapta Polresta Makota itu mengatakan, untuk operasi pada Sabtu, (25/9) kemarin ada satu kendaraan pikap dengan muatan minol yang berhasil diamankan. Saat itu sekitar pukul 23.00 ada sebuah pikap hitam dengan nopol P-8864-KA yang berada di Jalan Sarangan Kecamatan Lowokwaru Kota Malang.

Baca Juga :  Risiko Pekerjaan, Tak Salahkan Siapapun

Petugas memeriksa dan menanyakan isi dari bungkusan kardus yang dimuatnya. Karena tidak mengetahui isi dari barang yang dikirimnya, akhirnya muatan tersebut diperiksa langsung oleh petugas.

“Saat kami cek dan sampling, ternyata memang semua adalah minol jenis Arak Bali. Pada truk tersebut total ada 50 kardus, yang berisi 24 botol ukuran 1,5 liter di setiap kardusnya,” jelas Bain.

Untuk saat ini ada dua orang yang berprofesi sebagai sopir dan kernet pikap tersebut yang masih diperiksa oleh petugas kepolisian.

Baca Juga :  Rawan Dibobol Pinjol

“Dari hasil pemeriksaan sementara, keduanya hanya mengangkut untuk mencari balen (angkutan kembali ke daerah) saja. Karena sebelumnya keduanya membawa bonsai ke wilayah Bali, dan daripada tidak ada angkutan saat kembali akhirnya menerima tawaran tersebut,” ujarnya.

Sopir dan kernet pikap tersebut, diketahui berasal dari wilayah Jember, Jawa Timur. Keduanya tidak ditahan oleh Polresta Makota, dan hanya dipanggil untuk menjalani pemeriksaan.

“Keduanya memang saat ini masih belum bisa dinyatakan bersalah dan masih dalam proses pemeriksaan tetapi tidak kami lakukan penahanan. Kami memastikan akan terus melaksanakan kegiatan operasi serupa bersama dengan instansi terkait, untuk meneggakan peraturan yang berlaku di Kota Malang,” pungkasnya. (rex/jon/nmp)

artikel Pilihan