PMI Gencarkan Screening Donor Plasma

Masyarakat ikuti donor plasma langsung di kantor PMI Jalan Buring, setelah lolos screening.

NEW MALANG POS, MALANG – Kota Malang telah dinyatakan menjadi kategori PPKM Level 2 beberapa hari ini. Penularan Covid-19 di wilayah Kota Malang ini lebih rendah dari sebelumnya. Selain itu, kasus positif Covid-19 juga menurun sangat drastis.

Dengan penurunan kasus positif Covid-19 itu, menurun pula permintaan donor plasma konvalesen dari pasien positif Covid-19. Padahal sekitar bulan Juli lalu, permintaan plasma darah di Kota Malang begitu tinggi hingga menyebabkan ketersediaannya habis. Meski begitu, Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Malang sendiri bertepatan dengan Hari Palang Merah ini terus membuka layanan donor plasma konvalesen.

Baca Juga :  Titik Balik di Pertanian Organik

“Saat ini permintaan plasma konvalesan memang menurun. Tidak segencar dulu, tapi masih ada. Jadi kami tetap produksi untuk mencukupi. Seperti kali ini kita melakukan screening plasma untuk mendapatkan plasma sebanyak-banyaknya karena kasus masih ada,” ujar Kepala Unit Transfusi Darah (UTD) PMI Kota Malang, dr Eny Sekar Rengganingati kepada New Malang Pos, Jumat (17/9).

Plasma darah ini dikatakan Eny memang lebih sulit dibandingkan dengan darah biasa. Selain karena kecocokan jenis golongan darahnya, tapi juga kriteria antobodi yang dihasilkan dari plasma darah setiap individu. Pihaknya harus tetap gencar melakukan screening, supaya ke depan tidak terjadi masalah ketika sewaktu waktu terjadi lonjakan kasus Covid-19 lagi.

Baca Juga :  Recovery Ekonomi, Sutiaji Libatkan Perbankan

“Bahkan saat Juli lalu, itu sehari bisa 70 orang yang antre. Mereka juga duplikasi dengan UTD lain karena memang mencari plasma konvalesannya ke berbagai tempat. Jadi disini tercatat, di tempat lain juga tercatat. Artinya saat itu memang sangat tinggi, makanya sekarang ketika sudah sedikit longgar harus digencarkan,” jelas Eny.

Lebih jauh, Eny mengungkapkan, hingga saat ini pihaknya telah menyalurkan setidaknya 700 hingga 800 kantong plasma darah kepada pasien Covid-19. Penyalurannya pun bahkan tidak hanya di seputar Kota Malang.

Baca Juga :  IDI Malang Raya Berduka. Satu Dokter Terbaik Kembali Meninggal Terpapar Covid-19

“Kita salurkan tidak hanya di Kota Malang, tapi daerah-daerah sekitar lainnya, seperti Kota Blitar, Kota Batu, dan Kabupaten Malang. Tapi memang yang paling banyak permintaan kita dari Malang Raya,” sebutnya. (ian/aim)

artikel Pilihan