Perumdam Among Tirto Raih Laba Rp 2,1 Miliar

new malang pos
Pelayanan bagi masyarakat jadi prioritas utama Perumdam Among Tirto Kota Batu. (NMP/MUHAMMAD FIRMAN)

NewMalangPos, KOTA BATU – Perumdam Among Tirto Batu menyampaikan Laporan Pertanggung Jawaban (LPJ) selama tahun 2020 kepada wali kota dan wawali di ruang Rupatama Balai Kota Among Tani Batu, Jumat (12/3) sore.

Dalam paparannya Direktur Perumdam Among Tirto Edi Sunaedi menyampaikan selama tahun 2020 pihaknya melaporkan adanya peningkatan laba mencapai 40 persen.

“Secara total untuk LPJ yang saya sampaikan ke bu wali dan wawali dari pendapatan laba meningkat hampir rata-rata 38-40 persen. Untuk laba tahun 2020 ada kenaikan Rp 2,1 miliar dari tahun 2019 senilai Rp 1,7 miliar,” ujar Edi kepada New Malang Pos kemarin.

Ia menerangkan adanya kenaikan laba dikarenakan beberapa hal. Yakni dari adanya peningkatan pelanggan dari 15.100 pelanggan menjadi 16.227 pelanggan.

Lebih lajut, dengan kenaikan pelanggan sejumlah 1.122 pelanggan selama setahun dinilai cukup baik. Pasalnya untuk peningkatan pelanggan di Kota Batu dirasa cukup susah. Mengingat lebih banyak masyarakat Kota Batu yang telah menggunakan jasa Hippam.

Baca Juga :  Tahun Depan, Disparta Gelar 63 Event Wisata

Sokek, sapaan akrabnya juga menerangkan bahwa secara keseluruhan realisasi beban tahun 2020 lebih rendah sebesar Rp.2,4 miliar atau 16 persen dibandingkan dengan RKAP tahun 2020. Yakni dari anggaran Rp 15,2 miliar terealisasi Rp 12,8 miliar.

“Realisasi anggaran lebih rendah karena beberapa hal. Diantaranya beban pegawai yang dianggarkan sebesar Rp 10,8 miliar dalam realisasinya sebesar Rp 7,7 miliar atau lebih rendah sebesar 28 persen. Hal ini karena tidak terealisirnya rencana pemberian gaji ke 1,” terangnya.

Selain itu, kegiatan pada biaya perjalanan dinas, diklat dan pembinaan karyawan  juga tidak terealisir sebagaimana yang dianggarkan. Itu dikarena adanya pembatasan kegiatan terkait dampak pandemi.

Kemudian beban pemakaian bahan pembantu yang dianggarkan sebesar Rp 900 juta dalam realisasinya sebesar Rp 872 juta atau lebih rendah tiga persen. Hal ini karena penggunaan kebutuhan bahan instalasi lebih banyak terserap untuk kegiatan yang bersifat investasi daripada yang bersifat pemeliharaan.

Baca Juga :  Dropping Vaksin Kedua, 1550 Nakes Kota Batu Belum Dapat Jatah

Selain realisasi anggaran, Sokek juga memaparkan rencana program tahun 2021 secara umum seperti penambahan jaringan. Namun terkait pengambangan usaha seperti pembangunan museum air dan air minum dalam kemasan (AMDK) diungkapnya harus tersendat.

“Terkait pengembangan pembangunan museum air dan air minum dalam kemasan harus tersendat. Karena untuk penyertaan modal yang telah diperdakan senilai Rp 48 miliar masih dicarikan Rp 5 miliar. Sehingga lebih diutamakan untuk pengembangan jaringan,” terangnya.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Batu Ir. Punjul Santoso MM menyampaikan terkait LPJ Perumdam Pemkot Batu sangat mengapresiasi. Karena Perumdam Among Tirto mampu mencatat laba dan menambah pelanggan baru.

“Terutama bu wali telah beri apresiasi kinerja Perumdam Kota Batu luar biasa. Serta berpesan agar jangan melihat satu sisi kenapa Perumdam hanya sebatas itu. Melihat Perumdam tak bisa berdiri sendiri atas bantuan pemerintah melalui penyertaan modal,” paparnya.

Karena itu, agar kinerja dan target Perumdam bisa berjalan sesuai harapan. Pihaknya mendorong agar penyertaan modal bisa dimanfaatkan untuk program yang sudah disusun seperti museum air dan AMDK.  “Seperti program museum air dan AMDK ini harusnya bisa terealiasi. Tapi saat musrenbang tingkat desa, kecamatan dan kota tidak masuk bagian. Padahal masuk ini sudah masuk renbis Perumdam. Bahkan itu salah satu visi misi wali kota hingga tahun 2022 mendatang,” bebernya.

Baca Juga :  Raih Prestasi di Kejurda 2021, KONI Beri Apresiasi Dua Atlet Renang

Tidak terealisasinya dua program pada tahun ini, diungkap Punjul karena adanya miss komunikasi. Karena itu, sebelum masa jabatannya berakhir tahun depan, pihaknya akan mendorong agar bagaimana Perumdam Kota Batu bisa memaksimalkan penyertaan modal senilai Rp 48 miliar untuk program-programnya.

Perlu diketahui, Perda Penyertaan Modal Perumdam Among Tirto telah didok pada tahun 2018. Namun hingga tahun 2021 ini, penyertaan modal yang telah dicairkan sebesar Rp 5,3 miliar. Itupun dicarikan pada APBD Kota Batu tahun 2021. (eri/jon)