Perubahan RPJMD tahun 2017-2022, 10 Proyek Ditinjau Kembali

Persetujuan bersama perubahan RPJMD tahun 2017-2022 oleh Wakil Walikota Batu, Punjul Santoso di Rupatama pada Kamis (3/2) lalu.

NEW MALANG POS, KOTA BATU – Pemerintah Kota Batu melalui Badan Perencanaan, Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bappelitbangda) Kota Batu mengadakan kegiatan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) perubahan
Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kota Batu tahun 2017-2022.

Musrenbang digelar agar kebijakan pembangunan dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD), bisa sesuai dengan aspirasi dan kebutuhan masyarakat. Serta selaras dengan kebijakan pembangunan daerah. Wakil Wali Kota Batu, Ir. Punjul Santoso M.M menyampaikan bahwa dalam perubahan Musrenbang tahun 2017-2022 terdapat 10 proyek prioritas yang perlu ditinjau kembali.

“Dalam perubahan RPJMD 2017-2022 kami telah melakukan evaluasi. Kami mencatat dari 27 proyek strategis yang tertuang dalam RPJMD perlu dilakukan perubahan sesuai kebutuhan masyarakat dan dinamika saat ini. Perubahan tersebut meliputi 10 proyek yang perlu dikaji kembali di tahun 2022 dalam RPJMD,” ujar Punjul kepada New Malang Pos, Jumat (4/2) kemarin.

Baca Juga :  Lulusan Tanpa Pelepasan Siswa

Ia menerangkan beberapa proyek yang perlu ditinjau kembali diantaranya pembangunan SD Sumberbrantas, pembangunan Puskesmas Bumiaji 2, Revitalisasi GOR Ganesha dan berapa lainnya.

Kemudian untuk untuk proyek strategis yang dipertahankan dan telah terlaksana sebanyak 17 proyek. Diantaranya pembangunan SMPN 7 Junrejo, Pembangunan Cold Storage, Revitalisasi Pasar Induk, Rumah Packaging dan masih banyak lagi.

“Sedangkan untuk proyek yang dilanjutkan ada tujuh item dan akan dilaksanakan tahun ini. Meliputi pembangunan Gedung MUI Kota Batu, Pembangunan Museum HAM Munir, Rehab Kawasan Stadion Brantas, Mall Pelayanan Publik dan lainnya,” ungkap Ketua DPC PDIP Kota Batu ini.

Baca Juga :  Hakim dan Karyawan PN Malang Siap Beri Pelayanan Terbaik Para Pencari Keadilan

Dengan adanya perubahan tersebut, Punjul menyampaikan bahwa perubahan RPJMD harus didukung penuh masyarakat. Tidak hanya itu seluruh elemen masyarakat Kota Batu bisa berpartisipasi melalui pengawasan dalam menentukan tujuan pembangunan Kota Batu.

“Semoga Musrenbang perubahan RPJMD ini dapat mengakomodir kepentingan seluruh masyarakat dan membawa Kota Batu menuju kesejahteraan,” harapnya.

Sementara itu, Ketua DPRD Kota Batu, Asmadi menambahkan bahwa dalam perubahan RPJMD tersapat 11 Pokok Pikiran DPRD Kota Batu yang menjadi masukan dalam musrenbang. Pihaknya ingin pokok pikiran tersebut bisa bermanfaat dan mensejahterakan masyarakat.

Baca Juga :  Update, 8 Orang Tewas Akibat Gempa di Malang

“Memang semua aspirasi masyarakat yang masuk dalam pokok pikiran tidak seluruhnya masuk dalam RPJMD. Meski begitu setidaknya program prioritas tersebut kedepan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kota Batu,” paparnya.

Ia ingin adanya sinkronisasi perubahan RPJMD ini dapat digunakan sebagai wadah untuk melakukan koordinasi, integrasi, sinkronisasi dan sinergi serta harmonisasi dari usulan yang berasal dari masyarakat dengan arah kebijakan dari atas. Pasalnya Musrenbang perubahan RPJMD bertujuan mendapatkan saran dan masukan untuk menyempurnakan RPJMD Kota Batu tahun 2017-2022,” pungkasnya. (ran/eri)

artikel Pilihan