Perpanjangan PPKM, Target Kurangi 206 RT Zona Kuning

new malang pos
Forkopimda Kota Malang akan terus memperkuat Posko PPKM mikro yang ada di RT RW untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19. (NMP-IPUNG PURWANTO)

NewMalangPos, MALANG – PPKM Mikro di Kota Malang diperpanjang kembali hingga 22 Maret mendatang. Pemerintah Kota Malang dan jajaran Forkopimda pun melakukan evaluasi bersama Pemerintah Provinsi Jawa Timur di ruang rapat wali Kota Malang, Selasa (9/3). Selama PPKM Mikro sebelumnya, disebutkan Kota Malang sendiri relatif mengalami penurunan kasus yang signifikan

“Penilaian kita terus menurun kasusnya. Apa yang kita lakukan siginifikan. Tinggal kita penguatan agar yang sisa kuning berkurang. Basisnya kita di RT,” ujar Wali Kota Malang, Drs. Sutiaji.

Melalui rapat evaluasi tersebut, Sutiaji berkomitmen akan lebih menguatkan kembali peran RT RW dan kelurahan supaya kasus positif Covid-19 tidak terjadi lagi. Disebutkan kesadaran masyarakat saat ini juga sudah cukup terbanguh dengan baik.

Baca Juga :  Kawan Lama Group Bantu 320 Hazmat untuk Nakes

“Dari gubernur minta semakin dikuatkan. Mudah-mudahan PPKM selanjutnya ini ada penurunan (kasus), kesembuhan naik. Angka kesembuhan kita atau jumlah kasusnya tidak banyak. Karena jumlah terkonfirmasi positif turun terus. Evaluasi bukan kita aja dari kelurahan juga. Kesadaran masyarakat sudah baik,” imbuhnya.

Senada dengan Sutiaji, Kapolresta Malang Kota, Kombes Pol Leonardus Simarmata juga akan terus meningkatkan koordinasi dan evaluasi hingga tinggkat RT dan kelurahan. Ia akan fokus mengurangi jumlah zona kuning di Kota Malang yang saat ini ada sebanyak 206 RT. Selain itu juga testing dan tracing bila menemukan kasus baru ataupun kluster baru.

“Jadi kita bisa jelaskan bahwa ada penambahan kluster yayasan Bhakti Luhur yang sebagian sudah kita lakukan testing dan tracing ada treatment juga sebagian sudah kita bawa ke RS rujukan dan ada yang di bawa ortunya. Sebagian besar sudah sembuh ya,” ujar Leo panggilannya.

Baca Juga :  Khofifah Kunjungi Gereja Katedral Ijen, Pastikan Ibadah Jumat Agung Lancar

Leo mengungkapkan selama PPKM sebelumnya, penurunan kasus di Kota Malang sangat signifkan. Ia mengatakan, Kota Malang memiliki strategi tersendiri yang tidak dilakukan daerah lain.

“Strateginya yang saya sampaikan tadi ke Pak Wakapolda, bahwa kita menerapkan posko PPKM sampai ke tingkat RT. Ini kelebihan kita dari kabupaten dan kota lain. Jadi tidak ada yang misal RT-nya bukan merah atau orange tau kuning lalu tidak ada Posko, itu semua rata kita adakan posko. Jadi walaupun dia hijau kita sepakati harus ada posko PPKM,” jelas Leo.

Baca Juga :  Dikenal Baik dan Rajin, Kapolsekta Blimbing Berpulang Usai Berjuang Melawan Covid-19

Selain menerapkan posko PPKM di seluruh RT, kunci sukses juga ada di koordinasi dan sinergi yang telah terjalin selama ini. Sehingga ketika ada kasus baru, dapat segera dilakukan penanganan.

“Seperti ini kita jangan menyalahkan, kalau ada kejadian begitu luar biasanya Pak Dandim turun, Pak Wali turun kita semua turun lakukan tracing. Semua sudah dilakukan dan treatmentnya juga bagus ya. Sehingga seminggu bisa mulai sembuh semua. Ini kita meski ada kluster kita hadapi dengan kebersamaan kita. Insya Allah Forkopimda ini solid semua,” pungkasnya. (ian/aim)