Perkelahian di Sorong Berujung Maut dan Mobil Terbakar

3
Ilustrasi. (Istockphoto/ Ilbusca)

Jakarta, NewMalangPos – Perkelahian terjadi di Pasar Sentral Remu, Kota Sorong, Provinsi Papua Barat. Perkelahian itu mengakibatkan satu orang tewas dan satu mobil dibakar mulai sore hingga malam pada Senin (19/4) kemarin

Informasi tersebut dikonfirmasi Kapolres Sorong Kota AKBP Ary Nyoto Setiawan. Menurut dia, kronologi seteru berujung penikaman itu bermula dari warga atas nama Marthen dan seorang lainnya berinisial US yang mengonsumsi minuman keras di Terminal Pasar Remu.

Dikutip dari CNN Indonesia, Selasa (20/4), menurut Ary, terjadi pembicaraan yang menyinggung US sehingga memicu penganiayaan terhadap korban Marthen. Perkelahian antar-warga di Sorong yang melibatkan senjata tajam itu tak terelakkan dan mengakibatkan satu korban jiwa yakni Marthen.

Keluarga korban pun marah dan membakar mobil pelaku. Kasus tersebut juga mengakibatkan aktivitas di pasar Remu tutup sebelum waktunya karena pedagang maupun pembeli takut.

Jenazah Marthen korban yang tewas dalam perkelahian tersebut diarak massa yang berjalan kaki ke kantor walikota.

Menurut Ary, ayah mertua korban yang pada kejadian berada di TKP mencoba menghalangi pelaku dengan mengambil alat tajam parang milik pelaku. Tetapi, pelaku masih memiliki sebuah alat tajam lain yakni badik sehingga dia lantas menikam korban dan mertua korban.

Selanjutnya, kata Kapolres Ary, pelaku mengamankan diri ke Koramil Sorong Timur. Sementara korban dilarikan ke RS Herlina untuk mendapatkan pertolongan pertama, tapi Marthen tidak tertolong dan meninggal dunia.

Adapun pelaku dievakuasi ke salah satu rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis. “Pelaku sekarang dalam keadaan sehat, dan sudah kami amankan,” imbuh Ary.

Menurut dia, kepolisian berkoordinasi dengan pihak keluarga maupun tokoh masyarakat dari suku korban berasal. Namun, tidak berselang lama keluarga membawa jenazah korban menuju ke Mapolres Sorong Kota dengan berjalan kaki, tapi karena ada personel yang bersiaga di depan Mapolres, akhirnya jenazah korban pun dibawa ke Kantor Walikota Sorong.

“Sesampainya di Kantor Walikota Sorong, terjadi koordinasi antara tokoh masyarakat bersama dengan keluarga dan menyepakati jenazah akan dibawa pulang dan disemayamkan di rumah duka,” lanjut Ary menerangkan kelanjutan ihwal perkelahian warga di Sorong. (Antara/nma/cnni/mg/ley/nmp)