Perjudian Solskjaer Hancurkan Man Utd di Piala FA

3
Ole Gunnar Solskjaer memilih Donny van de Beek sebagai starter lawan Leicester. (AP/Ian Walton/CNN Indonesia)

Malang, NewMalangPos – Perjudian pelatih Ole Gunnar Solskjaer dengan melakukan sejumlah perubahan starter saat melawan Leicester City berujung kehancuran bagi Manchester United.

Man United yang bertekad meraih trofi Piala FA kalah 1-3 dari Leicester City di babak perempat final di Stadion King Power, Senin (22/3) dini hari waktu Indonesia.

Dikutip CNN Indonesia, pada laga tersebut tim tamu melakukan sejumlah perubahan. Solskjaer mengistirahatkan tiga pemain utama: Bruno Fernandes, Edinson Cavani, dan Luke Shaw.

Tanpa ketiga pemain tersebut, serangan Man Utd kurang tajam. Gol pertama dan kedua Leicester yang dicetak Kelichi Iheanacho serta Youri Tielemans jadi bukti Man Utd kehilangan sosok Fernandes.

Fred tampak kebingungan usai menerima operan dari Harry Maguire lantaran pemain lain tidak membuka ruang. Hasilnya, Fred mencoba backpass kepada kiper Dean Henderson, namun bola bisa direbut Iheanacho dan menjadi gol.

Pada gol kedua, Tielemans tidak mendapat pengawalan ketat dari gelandang MU: Fred dan Nemanja Matic. Tielemans cukup bebas menggiring bola hingga kotak penalti sebelum mencetak gol.

Meski demikian, Solskjaer mengaku timnya membutuhkan perubahan pada starter saat melawan Leicester juga menjaga kebugaran pemain.

“[Pada] Kamis malam di Milan, kami kehilangan banyak hal secara fisik. Perubahan itu perlu. Saya tidak berpikir akan melakukan sesuatu yang berbeda,” ujar Solskjaer dikutip dari Daily Mail.

“Kami memiliki Liga Europa dan Premier League yang harus dipikirkan, kami ingin ke Wembley, tetapi kini semua fokus pada permainan yang kami miliki. Itu tidak akan mudah, tetapi kami ingin bisa melangkah jauh di Liga Europa,” ucap Solskjaer menambahkan.

Solskjaer juga menjelaskan alasan mencadangkan Bruno Fernandes dalam laga krusial seperti babak perempat final melawan Leicester.

“Setiap pemilihan tim memiliki alasan dan Bruno telah memainkan banyak pertandingan. Kamis malam dia memecahkan semua rekor secara fisik, statistik. Dan dia juga manusia,” tutur pelatih asal Norwegia itu.

“Dia bertanding setiap tiga atau empat hari dan itu adalah kesempatan baik bagi Donny dan Paul [Pogba] starter, tetapi akumulasi permainan mungkin mengejar kami. Bruno ingin bermain dan terkadang Anda membuat keputusan untuk kepentingan tim,” kata Solskjaer melanjutkan.

(sry/ptr/cnni/mg1/nmp)