Pepet Papan Atas

NEW MALANG POS – Arema FC melanjutkan perjuangannya di Seri 2 BRI Liga 1 2021/2022, Sabtu (23/10) malam ini. Persiraja Banda Aceh sasaran selanjutnya bagi Tim Singo Edan yang sedang on fire dalam empat pekan terakhir, dengan catatan tiga kali menang, sekali seri dan tanpa kebobolan. Poin penuh dalam laga malam ini bakal menjaga posisi Dendi Santoso dkk di posisi empat besar klasemen sementara.

Di pekan 8 ini, tim-tim papan atas tercatat meraih kemenangan sehingga mampu menjaga margin poin dengan Arema FC. PSIS Semarang yang menguasai klasemen sementara, menang tipis 1-0 atas Barito Putera. Sedangkan Persib Bandung yang menutup pekan ketujuh di posisi tiga, berhasil naik ke posisi tiga usai menang 4-2 lawan PSS Sleman, Jumat (22/10).

Praktis Arema FC harus mendapatkan poin penuh, bila ingin terus memepet para penguasa papan atas, termasuk Bhayangkara FC yang malam hari ini akan meladeni Bali United.

Pelatih Arema FC Eduardo Almeida mengatakan, timnya sudah siap menjalankan tugasnya mengumpulkan poin maksimal lawan Persiraja. Tiga poin diakui pria asal Portugal itu selalu sebagai target timnya.

Baca Juga :  Arema FC Krisis Pemain Belakang

“Arema untuk setiap laga yang dilalui tugasnya mendapatkan tiga poin. Laga besok pun sama, mengoleksi tiga poin,” ujar Eduardo Almeida.

Ia telah menekankan pada pemainnya, bila tiga angka adalah target. Selain itu, timnya tidak boleh cepat puas dengan capaian saat ini. “Saya selalu sampaikan kepada pemain, harus punya (permainan) yang lebih baik dan lebih baik lagi dari hari ke hari,” terangnya.

Oleh sebab itu, dia beranggapan bila melawan Persiraja yang di atas kertas adalah tim papan bawah, timnya pantang meremehkan. Tim asal Tanah Rencong yang terancam tampil tanpa striker andalannya Paulo Henrique pun tak lantas membuat Arema FC jemawa.

“Ini akan menjadi satu lagi laga yang susah untuk kami fight berburu tiga poin,” tegas dia.

Mantan pelatih Semen Padang itu meyakinkan timnya tak mau terpengaruh kabar bila Persiraja akan tampil tanpa Paulo Henrique. Sebab sama seperti Arema FC yang akan kehilangan tiga pemain, calon lawan pasti sudah menemukan solusi ketika salah satu pemainnya absen.

Baca Juga :  Rebut Kesempatan Kedua

“Mungkin tidak main atau main, kami tidak tahu. Tapi kami menyiapkan diri kami, fokus untuk tim sendiri. Kami juga tanpa tiga pemain, dan inilah sepak bola. Yang disiapkan bukan untuk melawan satu pemain, tetapi satu tim,” paparnya.

Eduardo meyakinkan bila timnya tak terkendala meski kehilangan pemain vital di lini belakang dan lini serangan. Ia menegaskan semua yang ada di timnya memiliki kualitas dan siap untuk laga malam ini.

Di samping itu, dia menekankan bila pemain Arema FC tak mau over confidence. Sebab hal ini bisa menjadi bumerang bila tidak waspada. “Saya juga berharap, pemain selalu mengantisipasi setiap pertandingan. Saya tak mau pemain over confidence, dan harus fokus pada pertandingan,” tandas dia.

Sementara itu di kubu Persiraja Banda Aceh, Pelatih Hendri Susilo menyatakan timnya telah melakukan persiapan secara maksimal dalam empat hari terakhir. Target mereka mendapatkan poin lagi di pekan ini kala melawan Arema FC.

Baca Juga :  Corak Moderasi

“Kami telah melakukan persiapan kurang lebih empat hari. Alhamdulillah, dalam persiapan semua siap, semua sehat dan kami tetap akan fight mencuri poin lawan Arema,” paparnya.

Hendri mengakui timnya kemungkinan besar kehilangan Paulo Henrique. Namun, timnya sudah menyiapkan antisipasinya. “Paulo masih dalam tahap pemulihan, kecil kemungkinkan main. Tapi keputusan akan ada setelah konsultasi dengan dokter sampai besok,” terang dia.

Secara strategi Persiraja akan bermain secara tim dan mengandalkan kolektivitas. Ia juga tak mau menerapkan man to man marking pada pemain Arema FC.

“Saya sepakat pemain tidak menjaga khusus lawan. Siapa yang terdekat, harus bertanggung jawab. Tapi tentunya saya tak akan menyampaikan secara detailnya bagaimana,” tandasnya.

Hendri mengakui timnya memiliki motivasi mendapatkan poin karena ingin segera lepas dari posisi zona merah. Hingga pekan ketujuh, Persiraja berada di peringkat 17, dengan koleksi empat poin. Sementara Arema FC di posisi empat dengan raihan 12 poin. (ley/van)

artikel Pilihan