Universitas Islam Malang Perkuat Kerjasama dengan Kampus Rusia

NEW MALANG POS, MALANG-Sebanyak sepuluh Fakultas Universitas Islam Malang (Unisma) menandatangani Surat Kesepakatan Kerja Sama dengan Moscow City University, Samara Rusia. Penandatanganan digelar secara virtual di Lantai 2 Gedung Pusat Unisma, Senin (28/9) kemarin.

Satu persatu dekan dari setiap fakultas menandatangani MoU. Secara bersamaan juga dilakukan oleh pihak Moscow City University, Samara Rusia. Setiap draft yang sudah ditandatangani ditunjukkan ke kamera untuk diketahui satu sama lain.

Wakil Rektor IV Unisma Dr. Ir. Hj. Istirochah Pujiwati, MP mengatakan, penandatangan MoU bersama Moscow City University, berkaitan dengan program international credit transfer. Dengan merangkul perguruan tinggi internasional menjadi bukti keseriusan Unisma menuju kampus kelas dunia.

“Kami tidak ingin sekadar tanda tangan saja, tapi harus berwujud nyata berupa program nyata,” katanya.

Istirochah menambahkan, MoU bersama kampus luar negeri merupakan langkah strategis Unisma untuk membangun jejaring internasional. Hingga saat ini sudah ada 28 kerja sama luar negeri yang dibangun Unisma. Salah satunya dengan Moscow City University.

Dari kerja sama tersebut ada 30 mahasiswa Unisma akan kuliah sebanyak enam SKS di Moscow City University. Mulai September hingga Desember mendatang. Tujuh dari 30 mahasiswa adalah yang lolos program hibah Kementerian Pendidikan RI. Mereka dari Program Studi Bahasa Inggris, Ilmu Administrasi Negara dan Prodi Akuntansi.

“Ini penting bagi seluruh program studi termasuk yang ada di Pascasarjana, karena menjadi indikator Akreditasi BAN PT. Termasuk juga pemeringkatan atau klasterisasi perguruan tinggi,” tutur Istirochah

Kepala Kantor Urusan Internasional Unisma Imam Wahyudi Karimullah, MA mengatakan, persaingan antar lembaga memacu satu sama lain untuk kreatif. Salah satu kreativitas Unisma yakni mengembangkan kerjasama luar negeri.

Program International Credit Transfer Kemendikbud dalam hal ini dimenangkan oleh tujuh mahasiswa Unisma dari FEB, FKIP, dan FIA. Namun pada implementasinya Unisma memberikan kesempatan kepada 23 mahasiswa dari fakultas lain untuk bergabung dalam program tersebut.

Sehingga total ada 30 mahasiswa di lintas fakultas yang bisa menikmati kuliah di Moscow City University. “Ini linier dengan program Merdeka Belajar yang dicanangkan Kemendikbud. Karena mahasiswa diberikan kebebasan untuk mengambil mata kuliah di luar prodinya, termasuk di luar kampus bahkan di luar negeri,” katanya.

Imam memaparkan, program International Credit Transfer dapat meningkatkan wawasan internasional mahasiswa. Sehingga dapat memperkuat daya saing lulusan Unisma di kancah dunia.

“Sesuai dengan visi misi Unisma untuk menjadi perguruan tinggi unggul berdaya saing di tingkat internasional,” terangnya.

Ia menambahkan, kerja sama luar negeri tersebut nantinya juga berkembang ke arah pertukaran mahasiswa, kolaborasi riset dan publikasi ilmiah. Semuanya akan ditingkatkan Unisma bersama Moscow City University Rusia dan perguruan tinggi lainnya di luar negeri.

“Kami dari KUI berterima kasih atas dukungan rektorat. Arahan dari rektor dan wakil rektor membuat kami semangat untuk terus mengembangkan program ini,” tambahnya.

Sebagai timbal balik dari program International Credit Transfer tersebut, Unisma juga membuka diri untuk mahasiswa Moscow City University.

“Kami juga telah menawarkan beberapa program studi untuk kuliah di Unisma. Dalam waktu dekat akan kita mulai perkuliahannya,” pungkas Imam. (imm/jon)