UM Gelar Diklat Prajabatan Dosen Tetap Non-PNS

new malang pos
Para peserta Diklat hadir seratus persen selama empat hari dalam kegiatan yang digelar secara virtual.

NewMalangPos, MALANG – Universitas Negeri Malang (UM) melaksankan pendidikan dan pelatihan untuk 40 orang calon dosen. Peserta Diklat merupakan calon dosen tetap Non- PNS.

Terdiri atas 37 orang dari lulusan jenjang S3 dan tiga orang berasal dari lulusan jenjang S2. Diklat dilaksanakan selama empat hari pada pekan lalu.

Tujuan Diklat ini dalam rangka mengembangkan kompetensi pegawai bagi para dosen tetap non- PNS. Diklat dilaksanakan melalui saluran Zoom Meeting dengan total sembilan materi.

Ketua LP3 UM Drs. I Wayan Dasna, M.Si., M.Ed., Ph.D menjelaskan kegiatan diklat bertujuan untuk membentuk dosen agar dapat bekerja secara professional. Yakni dosen-dosen yang mengerti betul tugas dan fungsinya. Yang tidak hanya mengajar tetapi juga memenuhi kriteria sebagai civitas profesional dalam melaksanakan tugas Tri Dharma Perguruan Tinggi.

Menurutnya, dosen UM memiliki karakteristik. Maka melalui diklat kali ini dapat terbentuk sikap dan karakteristik dosen yang bekerja lebih optimal dan mengenal UM lebih baik.

“Karakteristik dosen kita itu kerjasanya lebih optimal. Dan dengan lebih mengenal UM diharapkan dapat mencintai lembaga dan bekerja dengan sebaik-baiknya,” ucap I Wayan.

Ia mengungkapkan kegiatan diklat dihadiri oleh seluruh peserta. Meskipun digelar selama empat hari kehadiran peserta 100 persen. Dan kegiatan berjalan dengan tuntas, walaupun sempat terjadi beberapa gangguan teknis.

“Hasil dari evaluasi program yang kita lakukan, para peserta menyatakan bahwa mendapatkan manfaat yang sangat baik dari materi yang dipaparkan,” ujarnya.

Wakil Rektor II Prof. Dr. Heri Suwignyo, M.Pd menyatakan bahwa materi yang diberikan pada diklat kali ini dirasa sudah cukup untuk membekali peserta dalam hal kompetensi, komitmen, integritas, karakter untuk lembaga. Secara regulasi, UM tidak membedakan dosen tetap PNS dan Non-PNS. Semuanya setara dalam perihal pemenuhan hak dan kewajiban.

Dan UM sudah merencanakan pengembangan SDM yang berbasis pada talenta dan produk. “Peserta diklat diharapkan dapat menjadi dosen pelopor di bidang masing-masing yang mampu menggerakan tenaga baru dan muda untuk UM ke depannya,” ucap Heri. (imm/jon)