UB Gandeng 34 FTP se-Indonesia

new malang pos
Rektor Universitas Brawijaya Prof. Dr. Ir. Nuhfil Hanani AR, MS, memberikan sambutan berikut arahan secara daring dalam kegiatan MoA yang dilakukan dekan FTP UB dengan 34 dekan FTP lainnya.

NewMalangPos, MALANG-Dekan Fakultas Teknologi Pertanian Universitas Brawijaya (FTP UB) Prof. Dr. Ir. Imam Santoso, MP menandatangani kesepakatan bersama 34 Dekan FTP dari kampus lain yang tergabung dalam Forum Komunikasi Perguruan Tinggi Teknologi Pertanian Indonesia (FKPT-TPI). Rektor Universitas Brawijaya, Prof. Dr. Ir. Nuhfil Hanani AR, MS, turut menyaksikan secara daring acara tersebut.

Dalam kesempatan tersebut, Prof Nuhfil menyampaikan rasa senangnya dan menyambut baik penandatangan kerja sama tersebut.

“Kami mengapresiasi kegiatan ini. Bahkan Universitas Brawijaya siap melakukan kerja sama di bidang apapun pada program studi atau fakultas apapun,” katanya.

Prof Nuhfil berharap kepada Teknologi Pertanian yang ada berbagai perguruan tinggi untuk dapat lebih berkembang.

“Semoga penandatanganan MoA (Memorandum of Agreement (MoA) ini dapat menjadi langkah awal bagi riset-riset dan atau kegiatan lainnya,” ujarnya.

Sementara itu Prof. Dr. Ir. Imam Santoso, MP. menyatakan bahwa kegiatan ini merupakan inisiasi FKPT – TPI dalam mendukung kegiatan pertukaran pelajar dalam program studi yang sama di luar perguruan tinggi dalam rangka Program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM).

“MoA ini merupakan bukti nyata kami dalam mendukung MBKM.  Kami sepakat dan setuju untuk menciptakan kerja sama dalam rangka pengembangan program pembelajaran pada program studi di masing-masing fakultas,” kata dia.

FKPT-TPI menyelenggarakan program pembelajaran sesuai Standar Nasional Pendidikan Tinggi (SNPT) dalam kurun waktu satu semester.  Dengan beban belajar setara 20 SKS bagi mahasiswa. Teknisnya akan diatur lebih lanjut dalam panduan teknis yang akan disepakati antar fakultas masing-masing perguruan tinggi.  Terutama yang berkaitan dengan proses pembelajaran, pengakuan kredit semester, penilaian, dan skema pembiayaan.

Lebih lanjut Prof Imam memaparkan, nantinya tidak hanya pertukaran pelajar saja tapi juga akan diagendakan webinar series tentang tiga pilar. Yakni teknologi industri pertanian, teknologi hasil pertanian dan teknik pertanian dan biosistem.

“Dengan harapan memberikan kontribusi dalam perkembangan Teknologi Pertanian, smart agriculture, rantai pasok, pertanian presisi atau bagaimana perkembangan teknologi pangan dan industri pangan,” paparnya.

Sementara itu, Dr. Ir. Feri Arlius, M.Sc., dekan Fakultas Teknologi Pertanian Universitas Andalas yang juga turut dalam penandatangan menyatakan perlunya tindak lanjut sesegera mungkin sebagai implementasi MoA.  Misalnya mengirimkan mata kuliah yang ditawarkan masing-masing perguruan tinggi.

“Selain itu diperlukan juga media komunikasi dan informasi program merdeka belajar FKPT – TPI seperti misalnya website atau media lainnya. Sebab ini merupakan satu langkah yang baik, jadi sebaiknya segera ada tindak lanjut,” tegasnya. (imm/jon)