new malang pos
Wakil Rektor IV Unisma Dr. Ir. Hj. Istirochah Pujiwati, M.P. menunjukkan sertifikat perolehan lisensi uji kompetensi profesi dari BNSP untuk Unisma. (NMP-IMAM)

LSP Universitas Islam Malang

NewMalangPos, MALANG – Universitas Islam Malang (Unisma) berhasil mendapat lisensi sertifikasi profesi dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP). Untuk mendapat lisensi tersebut membutuhkan perjuangan yang tidak mudah. Prosesnya pun sangat panjang. Ada banyak tahapan yang harus dicapai sehingga Unisma dinilai layak melaksanakan Uji Kompetensi (UK) bagi mahasiswa.

Hal itu disampaikan oleh Wakil Rektor IV Unisma Dr. Ir. Hj. Istirochah Pujiwati, M.P. Dalam keterangannya, Selasa (12/1) lalu, Istirochah mengatakan proses yang dilalui Unisma dimulai sejak Juli 2019. Unisma diundang untuk melakukan apresiasi di BNSP.

“Di sana kami memaparkan visi misi, motivasi dan persiapan apa saja untuk melakukan uji kompetensi,” katanya.

Selanjutnya ada verifikasi skema dari sepuluh skema yang diajukan Unisma. Dari verifikasi tersebut ada bebeapa revisi. Terakhir revisi dilakukan pada 1 Agustus 2020. Setelah itu Unisma melaksanakan pelatihan bagi calon asesor. Ada 24 calon asesor saat itu. Ditambah lima orang yang mengikuti pelatihan di luar Unisma.

Calon asesor mendapat pelatihan membuat Unit Kompetensi dari skema yang sudah ditetapkan. Dan juga ada pelatihan menyusun Materi Uji Komptensi (MUK) dan Tempat Uji Komptensi (TUK). Sehingga para calon asesor dinyatakan kompeten di bidangnya.

“Total keseluruhan 29 asesor dan semuanya dinyatakan lulus setelah dilakukan assessment penuh oleh BNSP pada 8 Oktober 2020,” ucap Isti, sapaan akrabnya.   

Kemudian ada penilaian administratif oleh para komisioner BNSP ke Unisma. Meliputi dokumen, standar operasional prosedur, penjaminan mutu dan lain-lain. Dan pada 11 Desember 2020 dilakukan witnes dan uji kompetensi.

“Di tahap ini kami dinilai seberapa bagus dalam melakukan uji kompetensi pada asesi,” tambahnya.

Saat ini LSP Unisma tengah menata file untuk persiapan pendaftaran calon asesi di uji kompetensi pertama.  Rencananya, uji komptensi pertama akan digelar pada 24 Februari 2021 mendatang, dengan peserta minimal mahasiswa semester tujuh.

“Ini kita umumkan kepada calon lulusan kami, yang tentu saja nantinya akan menambah nilai jual mereka di dunia kerja,” terang Isti.

Secara resmi LSP UNISMA didirikan oleh Universitas Islam Malang melalui Surat Keputusan Rektor Nomor: 082/G152/U.KPTI/R/L.16/IV/2019. Dan sudah mendapatkan sertifikat lisensi dari BNSP nomor: BNSP-LSP-1855-ID pada 1 Desember 2020.

Rektor Unisma Prof. Dr. H. Maskuri, M.Si mengatakan dengan lisensi BNSP lulusan Unisma akan mendapat sertifikat profesi. Yang nantinya sangat berguna untuk para lulusan di dunia kerja. Sebab sertifikat tersebut menjamin terhadap profesionalitas dan kemampuan mahasiswa atau lulusan dalam menjalankan tugas sesuai dengan profesinya.

“Sertifikat itu untuk menjamin kualitas dan mutu lulusan Unisma. Sehingga memiliki daya saing di dunia kerja sesuai dengan disiplin ilmu masing-masing,” ujarnya. (imm/jon)