Siswa SMK Cendika Bangsa, Juara Story Telling Raih Medali Wali Kota Kediri

SENANG : (ki-ka) Rofiqoh, Nuraliana dan Syafina, tiga siswa SMK Cendika Bangsa Kepanjen yang berhasil meraih medali Wali Kota Kediri dalam lomba story telling

NewMalangPos, MALANG-Tiga siswa SMK Cendika Bangsa baru-baru ini mendapat medali wali Kota Kediri. Mereka telah memenangkan lomba story telling tingkat nasional yang digelar Dinas Pendidikan Kota Kediri.

Adalah Rofiqoh, Nuraliana dan Syafina yang berhasil menambah catatan prestasi siswa SMK Cendika Bangsa Kepanjen. Dalam event lomba tersebut ketiganya  merupakan utusan dari PPIT Nurul Hikmah.

Rofiqoh merasa senang dan bangga akan raihan prestasi tersebut. Apalagi selama ini ia belum pernah mengikuti perlombaan.

“Rasanya seperti kejutan, baru pertama ikut bisa mendapat medali. Alhamdulillah semoga membuat bangga sekolah dan orang tua,” katanya.

Di lomba tersebut, Rofiqoh, Nuraliana dan Syafina harus bersaing dengan lebih dari 400 siswa peserta lainnya yang berasal dari 15 kabupaten di Indonesia.

Di lomba story telling kali ini, Rofiqoh tampil dengan membawakan cerita legenda rakyat. Yaitu Jaka Klinting. Sedangkan Shafina, the ungreatable PaK kasim dan Noraliana, siranggir the cow.

Rofiqoh mengatakan, meskipun lomba digelar secara virtual namun cukup memberikan kesan berarti baginya. Lomba tersebut tetap memberikan pengalaman yang berharga. Karena prosesnya yang terbilang tidak mudah.

Peserta harus membuat video yang apik dan menunjukkan karakter diri serta pembawaan yang sesuai dengan tema yang dipilih.

“Kemampuan bahasa Inggris menjadi penilaian, tapi juga ada hal-hal lain seperti gestur tubuh unsur materi yang ditampilkan,” terang siswi Jurusan wisata Bahari dan Ekowisata ini.

Ada banyak manfaat dari lomba tersebut. Selain meningkatkan keterampilan Bahasa Inggris, juga memberikan pengalaman bagi siswa. Termasuk juga melatih kreativitas, kepercayaan diri dan memupuk jiwa kompetitif.

Guru Pembina Bahasa Inggris SMK Cendika Bangsa Mila Kholifah, S.Pd mengatakan, siswanya harus latihan intens untuk mengikuti lomba tersebut. Persiapan dan latihan selama tiga Minggu. “Yang jelas kami bangga dan anak-anak sudah keren sekali bisa tampil di lomba itu,” katanya.

Meski demikian, kata Mila yang juga Manajer Divisi Bahasa (L.BA) Sekawan Pilar, ada yang perlu ditingkatkan untuk menjadi lebih baik. Terutama terkait  kepercayaan diri anak didiknya.

“Semoga kedepannya prestasi anak-anak kami terus meningkat dengan kemampuan dan keterampilan yang lebih baik,” harapnya. (imm/jon)