SD Muhammadiyah 5 Malang, Percaya Diri Lahirkan Prestasi

new malang pos
Siswa-siswi berprestasi SD Muhammadiyah 5 Kota Malang, (ki-ka) Imroatul Hasanah, Zayyan Rafif Zahir dan Asyifa Kamila Rabbani

NewMalangPos, MALANG- Ada nilai paling mahal dalam sebuah kompetisi, yakni kepercayaan diri. Tidak semua anak punya rasa percaya diri yang tinggi. Hanya mereka yang terbiasa dilatih. Baik oleh gurunya di sekolah atau orang tuanya di rumah.

Percaya diri menjadi nilai penting karena dengan rasa dan sikap percaya diri, seseorang menjadi unggul. Dia mengerti potensi dirinya dan selalu siap meningkatkan kemampuannya itu dalam setiap kesempatan.

Oleh karena itu, Kepala SD Muhammadiyah 5 Malang Maslikah, S.Pd., selalu mewanti-wanti pada anak didiknya untuk berani tampil dalam lomba. Ia menegaskan, bahwa dengan ikut kompetisi atau perlombaan menunjukkan bahwa siswa sudah menjadi pemenang.

“Dengan ikut saja mereka sudah juara. Minimal sudah mampu menang atas dirinya sendiri. Dengan mengalahkan rasa malas dan minder,” ujarnya, siang kemarin.

Sementara gelar 1, 2, 3 dan seterusnya, kata dia merupakan bonus dari sikap berani dan percaya diri. Karena gelar itu butuh proses, tidak serta merta menang dalam lomba. Adakalanya siswa butuh adaptasi dan mempelajari suasan perlombaan.

Menurut Maslikah, tidak mudah memupuk rasa percaya diri siswa. Butuh motivasi dan pembinaan yang berkelanjutan. Bahkan dimulai sejak siswa masuk kelas 1. Yakni membiasakan siswa dalam berbagai kompetisi.

“Dan itu butuh dukungan orang tua. Mereka juga perlu memberikan support pada anak-anak agar semakin berani tampil,” tambahnya.

Berkat rasa percaya diri itulah siswa-siswi SD Muhammadiyah 5 Kota Malang menuai prestasi. Tidak tanggung-tanggung, ada empat prestasi yang diraih dalam satu bulan terakhir di ajang lomba tingkat nasional. Mereka adalah Zayyan Rafif Zahir juara 2 lomba mewarna kaligrafi dan juara harapan 1 lomba menulis puisi, Imroatul Hasanah juara harapan 2 lomba mewarna kaligrafi, serta Asyifa Kamila Rabbani juara 3 lomba menulis puisi.

“Alhamdulillah, ini berkat kesungguhan anak-anak dan kerja keras para guru. Semoga kedepannya mereka semaki termotivasi untuk mencapai prestasi yang lebih baik,” ungkapnya.

Di masa pandemi semua jenis kegiatan dipola dengan sistem virtual. Tak terkecuali event perlombaan di dunia Pendidikan. Secara teknis itu memudahkan peserta. Karena mereka tidak perlu dating ke lokasi acara. Namun di sisi lain menjadi tantngan. Karena bagaimanapun guru perlu melakukan pendampingan dan pembinaan. Caranya pun virtual.

Namun bagi SD Mulia, sebutan lain SD Muhammadiyah 5 itu bukan menjadi kendala. Terbukti dengan prestasi yang sukses dicapai para siswanya. Kesempatan ini pula dijadikan peluang bagi siswa-siswi SD Mulia untuk kembali manambah pundi-pundi prestasi.

Maslikah mengatakan, tahun ini SD Muhammadiyah 5 bertekad menambah prestasi. Tergetnya dua kali lipat dari jumlah prestasi tahun lalu. “Tahun ini kita berupaya bisa sampai 30 prestasi, semoga bisa tercapai,” harapnya.  

Ia mengaku, untuk mencapai target itu bukan perkara yang mudah. Maka perlu upaya strategis agar lebih mudah mencapainya. SD Muhammadiyah 5 berencana membuat satu kelompok kelas prestasi. Yakni kumpulan siswa-siswi berbakat dan berpotensi. “Di kelas itu nantinya anak-anak kami bina dengan intensif, agar semakin berdaya saing dan meraih prestasi lebih banyak lagi,” tandasnya. (imm/jon)