Respon Sambat Warga, Fasilitasi Wifi Gratis Pelajar

NEW MALANG POS, MALANG – Warga Kelurahan Bandulan bakal mudah mengakses internet sekarang. Khususnya bagi siswa-siswi yang melakukan kegiatan belajar secara daring ditengah pandemic Covid-19. Kelurahan Bandulan memberi fasilitas Wi-Fi gratis di kantor kelurahannya.

Fasiliras ini diberikan pada warga yang masih bersekolah, mulai dari tingkat Sekolah Dasar (SD) hingga Sekolah Menengah Pertama (SMP). Inisiasi ini dari Lurah Bandulan Dian Sonyalia Caturrina. Awalnya hanya diperuntukan bagi lingkungan kerja perangkat kelurahan, tetapi Dian melihat fasilitas ini dapat dimanfaatkan lebih untuk membantu masyarakat.

“Awalnya warga kami sempat curhat,untuk beli kuota agar anaknya bisa belajar daring harus jual barang-barang dulu. Saya berpikir kenapa tidak kami manfaatkan saja wifi di kantor untuk lebih luas masyarakat,” tegas Dian.

Pihaknya memaksimalkan fasilitas Wi-Fi dari Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Malang itu agar kapasitas askes internet dapat lebih besar dan bisa lancer. Kapasitas pengguna maksimal 10 orang dan diberi waktu maksimal dua jam untuk menggunakan fasilitas. Agar dapat bergantian dengan yang yang lainnya pula.  Fasilitas tersebut tidak mengganggu aktivitas yang ada di kelurahan.

“Sejauh ini tidak mengganggu, lancar saja. Kami memiliki fasilitas internet sendiri yang nantinya bisa dimaksimalkan juga untuk membantu siswa belajar,” terangnya.

Wali Kota Malang, Sutiaji memberikan apresiasi terhadap Kelurahan Bandulan yang melakukan inovasi tersebut.  Hal itu bisa menjadi contoh oleh kelurahan lain untuk memfasilitasi warganya yang kesulitan mendapatkan kuota internet. Pemda siap memberikan fasilitas lebih jika ada yang hendak melakukan yang sama.

“Kalau bisa nanti saya minta bandwith nya ditambah,” tandasnya saat melakukan kunjungan ke Kantor Kelurahan Bandulan kemarin.

Orang nomer satu di Pemkot Malang itu telah berkomunikasi dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Malang untuk melakukan realokasi anggaran Bantuan Operasional Sekolah (BOS) dialihkan untuk pembelian paket internet.

“Besarannya, sekitar Rp 50 ribu per orang bagi siswa SD maupun SMP. Sehingga, bisa membantu anak-anak untuk belajar di rumah,” pungkas mantan Wakil Wali Kota Malang Periode 2013 – 2018 ini. (ica/aim)