Raih Madrasah Aliyah Swasta Terbaik

new malang pos
Kepala MA Muhammadiyah 1 Plus Kota Malang Syaiful Arif, S.Ag (kiri) menerima piagam penghargaan dari Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Malang Dr. H. Muchtar Hazawawi, M.Ag.

NewMalangPos, MALANG – Hari Amal Bakti (HAB) ke-75 Kementerian Agama Republik Indonesia tahun ini, memberikan kesan indah bagi MA Muhammadiyah 1 Plus Kota Malang. Kemenag Kota Malang memberikan penghargaan kepada sekolah yang kenal dengan nama Mamumtaza. Yaitu sebagai Madrasah Aliyah Swasta terbaik di Kota Malang.

Dengan penilaian sebagai peraih prestasi terbanyak, baik di tingkat kota, provinsi, nasional, maupun internasional. Penghargaan tersebut diberikan langsung oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Malang Dr. H. Muchtar Hazawawi, M.Ag pada upacara peringatan Hari Amal Bakti ke-75 Kementerian Agama RI. Acara digelar di MIN 2 Kota Malang beberapa hari yang lalu.

Muchtar pun menyampaikan ucapan selamat atas raihan prestasi tersebut. “Selamat atas prestasi yang dicapai, semoga dapat mempertahankan yang sudah diraih, serta berupaya meningkatkannya,” ucapnya.

Menurutnya sebagai Madrasah Swasta, MA Muhammadiyah 1 Plus Kota Malang sudah mampu sejajar dengan madrasah negeri di Kota Malang. Hal tersebut tercermin dari prestasi, inovasi dan pencapaian dalam kualitas pelayanan pendidikan yang diberikan selama ini.

Kepala MA Muhammadiyah 1 Plus Kota Malang Syaiful Arif, S.Ag mengatakan meskipun di masa pandemi anak didiknya tetap produktif dalam berprestasi. Terutama di sepanjang tahun 2020. Setidaknya lebih dari 15 prestasi yang dicapai dalam dua tahun terakhir baik bidang akademik maupun non akademik. “Alhamdulillah kami bersyukur. Anak-anak kami tetap semangat berlomba dan meraih prestasi,” ucapnya kepada New Malang Pos, siang kemarin.

Ia menambahkan penghargaan yang didapat oleh Mamumtaza merupakan sebuah tantangan. Tahun berikutnya harus lebih baik. Oleh karenanya perlu strategi yang lebih efektif, terlebih kondisi masih dalam pandemi.

Guru pembina harus lebih cermat menangkap peluang agar siswa tidak sampai ketinggalan dalam even-even kompetisi di luar madrasah. “Karena yang jelas di masa pandemi even lomba juga berkurang, harus pandai menangkap informasi agar anak-anak tetap punya kesempatan,” kata dia.

Selain menangkap peluang, guru juga harus punya metode dalam melakukan pembinaan. Apalagi dilakukan secara daring. Ukuran kualitas perlu diperhatikan. Tujuannya agar siswa Mamumtaza benar-benar kompetitif.

“Pembinaan juga akan kita tingkatkan meskipun secara daring. Supaya anak-anak mampu bersaing dengan siswa dari sekolah lain,” imbuhnya. 

Arif menyampaikan terimakasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung Mamumtaza selama ini. Berkat dukungan itu dapat terus berprestasi dan berinovasi untuk menjawab kebutuhan pendidikan masyarakat.

Ia juga berharap prestasi dan penghargaan yang didapat menjadi awal yang baik di tahun 2021. Serta dapat meningkatkan kepercayaan masyarakat pada MA Muhammadiyah 1 Plus Kota Malang.

“Harapan kami madrasah ini makin dipercaya. Dan yang terpenting melahirkan generasi yang bermutu. Lulusan Mamumtaza bisa diterima dan melanjutkan di perguruan tinggi ternama,” pungkasnya. (imm/jon)