Masyarakat Antusias Daftar Jalur PPA

new malang pos
Petugas kesehatan melayani cek fisik bagi peserta pendaftar siswa baru SMK PGRI 3 Kota Malang.

NewMalangPos, MALANG-Hari pertama pendaftaran siswa baru SMK PGRI 3 Malang jalur Penelusuran Potensi Akademik (PPA), Senin (11/1) kemarin, diserbu peserta. Meski akan dibuka hingga 12 Februari 2021, namun di hari pertama sudah banyak siswa SMP yang mendaftar.

Pendaftar yang lewat sistem off line saja mencapai lebih dari 100 siswa. Belum lagi yang daftar dengan on line. Itu artinya minat masyarakat pada Skariga (SMK PGRI 3 Malang) makin meningkat.

Bintang Putra, salah satu peserta calon siswa baru mengaku sudah banyak kenal tentang Skariga. Info ia dapatkan dari media massa, termasuk juga di internet. “Saya juga mendapat rekom dari guru dan keluarga untuk daftar ke sekolah ini,” katanya kepada New Malang Pos.

Peserta yang memilih Jurusan Rekayasa Perangkat Lunak (RPL) ini mengaku suka pada program-program komputasi. Sehingga ia berharap bisa diterima di Skariga dan masuk Jurusan RPL. “SMK PGRI 3 dikenal sekolah dengan kualitas yang bagus dan sejak dulu saya suka komputer. Semoga bisa diterima masuk Skariga,” ujar siswa SMPN 1 Ngantang ini.

Beberapa peserta calon siswa baru lebih memilih daftar secara langsung. Mereka didampingi orang tua masing-masing agar mereka bisa melihat secara langsung kondisi Skariga.

Itu yang diungkapkan oleh Vivid Dwinanda. Di sela waktu pengisian data diri, Vivid mengaku senang bisa berada di Skariga. Menurutnya sekolah ini patut menjadi sekolah yang dibanggakan. “Gedungnya megah, saya lihat tadi sarananya sangat lengkap,” ucapnya.

Satu lagi yang membuat  Vivid terkesan, yaitu pelayanan panitia yang santun. Membuatnya tertarik dan senang didampingi meskipun hanya sekadar mengisi data diri dan kuesioner. “Guru-gurunya ramah. Saya benar-benar didampingi dan dibantu sampai benar-benar paham,” imbuhnya.

Peserta calon siswa baru yang datang langsung ke Skariga menjalani beberapa tahap. Pertama cek fisik yang dilayani panitia di ruang isolasi. Mulai pendengaran, penglihatan, tinggi dan berat badan. Untuk calon siswa yang memilih jurusan tertentu juga menjalani tes warna. 

Selanjutnya pendaftar membeli voucher untuk mengisi data diri. Siswa mengisi sendiri data mereka di form digital yang disiapkan Skariga. Selanjutnya mereka mengisi kuesioner serta ada beberapa pertanyaan yang mengarah pada bakat dan minat.

Soal-saol tersebut disadur dari kisi-kisi yang sudah ditetapkan oleh Direktorat P-SMK Kemendikbud. Dengan harapan siswa tidak salah memilih jurusan. Sebab  tidak sedikit siswa yang masuk SMK tapi mereka masih bingung dengan jurusan yang akan diambil.  

Pendaftaran siswa baru PPA jalur off line  dilaksanakan Skariga dengan protokol kesehatan yang ketat. Calon siswa baru bersama orang tua yang hadir ke sekolah, langsung disemprot disinfektan. Kemudian tim security mengarahkan untuk cuci tangan. Semua memakai masker dan menjaga jarak di setiap tahap pendaftaran.

Kabid Humas dan Marketing SMK PGRI 3 Malang Riyandi Agung Saputra, S.Or menerangkan, untuk jalur pendaftaran PPA on line calon siswa dapat melalui dua akses, yaitu mengunjungi bit.ly/ssbskariga2021 atau ecommerce di shopie.

“Untuk yang on line, cek fisiknya bisa dilakukan di luar. Bisa di klinik atau puskesmas. Peserta bisa menampilkan surat keterangannya saja,” katanya.

Ia menerangkan, bagi peserta jalur akademik persyaratannya dengan menggunakan raport kelas IX semester 1,  minimal nilainya 75. Bagi mereka yang tidak memenuhi di jalur akademis bisa memakai prestasi non akademik. Misalnya dengan menampilkan sertifikat kejuaraan. Minimal tingkat kota atau kabupaten.

“Hasilnya akan kami umumkan secara on line pada 12 Februari 2021. Bagi yang lulus bisa melanjutkan pada tahap selanjutnya yakni registrasi,” tuturnya.

Riyan menambahkan, Skariga punya kebijakan tersendiri untuk peserta yang diterima jalur PPA. Biaya registrasinya bisa diangsur dengan termin satu tahun. Dan bagi yang bayar cash akan mendapat cashback dari sekolah. “Ini salah satu bentuk penghargaan kami pada mereka yang memang berniat masuk Skariga,” ujar Riyan. 

Siswa baru Skariga dari jalur PPA menduduki kuota 50 persen dari seluruh kuota siswa baru. Sebanyak 20 persen dari jalur peduli Covid-19 sudah terpenuhi bulan Desember 2020 lalu. Sisanya adalah jalur reguler sebanyak 30 persen. Rencananya akan dibuka Bulan April 2021 mendatang. (imm/adv/jon)