Keren, OSPIS Virtual

New Malang Pos Daring
Siswa-siswi baru TK Islam Sabilillah Malang saat memperkenalkan diri secara daring.

NEW MALANG POS-Meskipun OSPIS tahun ini dilaksanakan secara daring tidak mengurangi khidmatnya acara. Petugas acara mulai dari MC, sambutan-sambutan oleh jajaran direksi dan penyematan siswa baru dilaksanakan dari lokasi yang berbeda.

Termasuk juga beberapa penampilan siswa yang ikut mewarnai acara virtual tersebut. Seperti pembacaan Ayat Suci Alquran, ikrar Sabilillah penuh cinta dan senandung musik Islami di penghujung acara.

Siswa dan orang tua pun menyambut acara ini dengan antusias. Meskipun mereka yang ingin bergabung dalam acara tersebut harus registrasi lebih dulu dengan memasukkan password dan data siswa.

Dalam acara tersebut, Sekretaris LPI Sabilillah Ali Afandi, M.Pd., memaparkan jumlah siswa baru Sekolah Islam Sabilillah Malang (SISMA) Tahun Pelajaran 2020-2021. Untuk TK Islam Sabilillah sebanyak 78 siswa, SD Islam Sabilillah 139 siswa, SMP Islam Sabilillah 154 siswa dan SMA Islam Sabilillah Malang Boarding School 146 siswa.

Untuk SMA Islam Sabilillah Malang Boarding School sebaran siswa barunya, 52 persen Malang Raya dan 26 persen Jawa Timur. Sedangkan sisanya dari wilayah Jawa Tengah, Jawa Barat, Jakarta, Bali, Aceh, Sumatera Utara, Riau, Kalimantan Timur, Kalimantan Selatan, Kalimantan Barat, Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah dan Papua. 

“Animo masyarakat untuk memasukkan anak-anak mereka ke LPI Sabilillah setiap tahun terus meningkat,” ucap Ali.

Ia menjelaskan, visi yang kini dikembangkan oleh LPI Sabilillah yakni terwujudnya sekolah unggul dan rujukan dalam pembentukan pemimpin peradaban bangsa yang memiliki karakter ke-Islaman, kebangsaan dan kecendekiaan bertaraf internasional. Visi tersebut diimplementasikan dalam pembelajaran di setiap satuan pendidikan SISMA.

Selain itu, lanjut Ali, LPI Sabilillah memiliki keunggulan yang dijabarkan menjadi delapan program. Yakni  program maqomam mahmuda, everything with Al Quran, super skill, we can speak, sekolah para juara, semerbak dan pendidikan kebangsaan.

Pendidikan karakter, intra kurikuler, co kurikuler dan ekstrakurikuler  dirancang sedemikian rupa dengan mengedepankan konsep keterampilan abad 21 atau diistilahkan dengan 4C (Communication, Collaboration, Critical Thinking and Problem Solving, dan Creativity and Innovation).

“LPI Sabilillah merespon tuntutan dunia global dengan memberikan pelayanan yang terbaik, sebagai amanah yang dipercayakan oleh masyarakat,” tuturnya. (imm/sir/jon)