Gelar Sembako Murah dan Pelatihan Mengurus Jenazah

new malang pos
Al-Irsyad Al-Islamiyyah Malang juga menggelar sembako murah untuk memperingati Milad ke-106.

NEW MALANG POS, MALANG-Ada keranda di salah satu ruang sekolah Al-Irsyad Al-Islamiyyah Malang. Puluhan ‘jamaah’ wanita memperhatikan dengan seksama. Tampak juga seseorang dengan serius menjelaskan makna kehidupan dan kematian. Selanjutnya ia juga menjelaskan pentingnya mengerti ilmu mengurus jenazah.

Dalam rangka memperingati Milad Ke-106 Al-Irsyad Al-Islamiyyah, Pimpinan Cabang Al-Irsyad Al-Islamiyyah Malang menggelar beberapa agenda acara. Diantaranya kegiatan pelatihan mengurus jenazah. Diikuti puluhan wanita dari kalangan keluarga Al-Irsyad.

Di masa Pandemi Covid-19 mengurus jenazah menjadi perhatian lebih dari biasanya. Apalagi meninggalnya karena sakit. Masyarakat cenderung berpikir yang bukan-bukan.

Hal itu juga berimbas pada orang-orang yang biasa mengurus jenazah. Mereka banyak yang enggan untuk mengurus. Ada ketakutan dan kekhawatiran dari sesuatu yang tidak pasti. Akhirnya tidak sedikit jenazah terlambat penanganannya. 

Dari fenomena tersebut Al-Irsyad Al-Islamiyyah berinisiatif memberikan pelatihan kepada kaum muslimin. Terutama untuk warga Al-Irsyad sendiri. Tujuannya agar mereka tidak selalu bergantung pada tim pengurus jenazah.

“Ketika sudah banyak yang enggan membantu karena kondisi covid seperti ini, maka keluarga bisa mengurus sendiri. Tidak perlu bergantung pada orang lain,” ujar Ketua PC Wanita Al-Irsyad Al-Islamiyyah Malang, Nining Bawazier kepada New Malang Pos.

Pelatihan tersebut digelar Minggu (27/9) lalu. Materi diberikan secara runtut. Mulai dari memandikan, mengkafani dan mensalati dengan cara yang baik dan benar sesuai syariat.

Nining mengatakan melalui kegiatan tersebut pihaknya ingin mengkaryakan ilmu pada perempuan Al Irsyad dengan konseling dan pelatihan. Berkaitan dengan sosial, ekonomi dan keluarga.

Pada awalnya Milad Ke-106 juga akan dimeriahkan dengan kegiatan sosial bekam, donor darah, bazar dan penampilan siswa seperti tahun lalu. Karena kondisi pandemi maka kegiatan tersebut ditunda. Diganti dengan pelatihan jenazah.

“Kali ini pelatihan dalam bentuk pengurusan jenazah. Sebagai tambahan wawasan bagi para wanita Al-Irsyad,” ungkapnya.

Selain Pelatihan jenazah PC Al-Irsyad Malang juga menggelar penjualan sembako murah. Kegiatan ini juga mendapat respon yang tinggi dari warga. Dari awalnya 100 paket menjadi 200 paket sembako.

Setiap paketnya berisi beras, minyak, gula, kecap, mie, teh dan perlengkapan mandi. Per paket dijual hanya 50 ribu dari harga normal 100 ribu.

“Karena kondisi ekonomi kita saat sedang sulit maka sebisa mungkin Al-Irsyad berkarya dalam bentuk sembako murah untuk membantu meringankan beban warga,” ucap Balgis Basalamah, selaku Ketua Panitia.

Demi mematuhi protokol kesehatan, Pelatihan Jenazah dan Sembako Murah digelar dua kali. Sesi kedua dilaksanakan Minggu depan. 

Ketua Yayasan Al-Irsyad Al-Islamiyyah Malang Drs. Saleh Al Baity mengatakan di usia 106 Al-Irsyad Al-Islamiyyah menghimpun potensi para pemuda. Untuk memberikan pemahaman akan peran serta mereka untuk bangsa.

Dengan motivasi tersebut, PC Pemuda dalam tiga pekan terakhir melaksanakan kegiatan pelatihan entrepreneur. Diikuti oleh para pemuda Al-Irsyad yang bekerjasama dengan Forum Kajian Manajemen Syariah FEB UB dan beberapa pengusaha sukses yang ada di Malang.

“Kita ingin melakukan peningkatan pemahaman generasi muda, terhadap posisi mereka di negara ini. Sebab anak muda biasanya lebih suka hura-hura dan ikut-ikutan. Akhirnya di hari tuanya kelak hanya bisa menyesali,” ucap Saleh.

Sekretaris Pimpinan Wilayah Al-Irsyad Al-Islamiyyah Jawa Timur, Umar A. Aziz Hubeis salut akan keaktifan PC Al-Irsyad Al-Islamiyyah Malang. Ia menilai semua elemen berjalan dengan baik sesuai bidangnya baik di bidang pendidikan, sosial dan dakwah. “Semoga bisa memotivasi Al-Irsyad Al-Islamiyyah lainnya di Jawa Timur,” ucap Umar. (imm/sir/jon)