FEB UMM Ajak Milenial Cerdas Berinvestasi

NewMalangPos, MALANG-Kepala Perwakilan Bursa Efek Indonesia (BEI) Jawa Timur Dewi Sriana Rihantyasni, SE., MM, memberikan edukasi tentang tabungan saham yang marak akhir-akhir ini. Dalam sebuah webinar di Universitas Muhammadiyah Malang (UMM), Dewi mengimbau sebelum melakukan investasi, generasi milenial harus mengetahui tujuan yang harus dicapai saat menabung saham.

Banyak hal juga yang harus dipertimbangkan lebih jauh. Meskipun saat ini angka investor mengalami kenaikan paling banyak dari kalangan generasi muda.

“Pada tahun 2020, investor domestic baru dengan rentang usia 18 sampai 25 tahun naik menjadi 211.030. persentasenya mencapai 43,2 persen dari total investor baru,” katanya.

Meski begitu Dewi menyampaikan keputusan menabung saham sangat tepat. Ia menilai sebagian generasi milenial kurang mampu mengelola keuangan.

Tidak jarang pemasukan yang diperoleh lebih sedikit ketimbang pengeluaran yang dilakukan. Maka perlu adanya strategi dan model pengelolaan yang baik.

“Teman-teman harus pintar dalam mengolah uang yang dimiliki. Bisa dengan melakukan cashflow management, debt management, dan wealth creation. Begitupun juga dengan berinvestasi,” tuturnya dalam materi.

Direktur Keuangan dan Investasi Dana Pensiun UMM Dr. H. Mohammad Jihadi M.Si juga menyampaikan bahwa banyak keuntungan yang akan didapatkan ketika melakukan investasi saham. Beberapa di antaranya capital gain, deviden, hingga mengikuti RUPS. Tentu saja keuntungan tersebut diperoleh dengan menjadi investor yang jeli, khususnya dalam pemilihan saham.

Jihadi juga mendorong mahasiswa untuk memulai investasi dengan cara yang benar. Tidak ada kata terlambat untuk mengubah pola pikir berinvestasi di pasar modal, utamanya saham.

“Silakan teman-teman untuk berinvestasi jangka panjang. Nantinya teman-teman juga akan mendapatkan keuntungan baik dari segi materi maupun pengetahuan,” tuturnya dalam webinar.

Sebagaimana diketahui, menabung saham menjadi topik yang banyak dibahas belakangan ini. Bentuknya bermacam-macam. Salah satunya investasi aset. Bentuk ini pun paling banyak ditawarkan. Mulai dari reksadana, obligasi, tabungan berjangka, robo advisor, unit link, forex dan lain sebagainya.

Semua ditawarkan dengan kelebihan dan keuntungan yang menggiurkan. Masyarakat pun tertarik untuk itu. Khususnya oleh anak-anak muda. Sayangnya, literasi dan informasi terkait bagaimana cara menabung saham belum begitu memadai.

Oleh karena minimnya pengetahuan tentang tabungan saham ini, Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) memberikan edukasi. Dengan sebuah webinar bertajuk “Milenial Nabung Saham? Why Not”.

Webinar ini dilaksanakan pada Rabu (20/1). Agenda yang disiarkan langsung melalui kanal Youtube FEB UMM itu mengundang Dewi Sriana Rihantyasni, SE., MM, kepala perwakilan Bursa Efek Indonesia (BEI) Jawa Timur sebagai pemateri. Ia ditemani oleh Dr. H. Mohammad Jihadi M.Si selaku direktur Keuangan dan Investasi Dana Pensiun UMM dan dimoderatori oleh Venus Kusumawardana SE., MM.

Dalam kesempatan tersebut, Dekan FEB UMM Dr. Idah Zuhroh, M.M berharap agar agenda ini bisa menjadi motivasi mahasiswa untuk terus belajar terkait pasar modal. “Nantinya, mahasiswa yang lulus diharapkan bisa memiliki alternatif untuk berinvestasi, baik secara langsung maupun tidak langsung,” kata dia. (imm/jon)