Fakultas Perternakan UB Gelar Wisuda Sekolah Lapang Secara Virtual

new malang pos
Dekan Fakultas Peternakan Universitas Brawijaya Prof. Dr. Sc. Agr. Ir. Suyadi, MS.,IPU., ASEAN Eng hadir dalam acara Wisuda Sekolah Lapang Angkatan II yang digelar secara virtual.

NewMalangPos, MALANG – Fakultas Peternakan Universitas Brawijaya (Fapet UB) menggelar Wisuda Sekolah Lapang Angkatan II secara Virtual Rabu (20/1/2021). Kegiatan wisuda kali ini diikuti 14 wisudawan. Dihadiri secara virtual oleh Dekan Fakultas Peternakan Universitas Brawijaya Prof. Dr. Sc. Agr. Ir. Suyadi, MS.,IPU., ASEAN Eng.

Ketua pelaksana atau disebut Kepala Sekolah Lapang Peternak Dr. Ir. Tri Eko Susilorini, MP, IPM, ASEAN Eng menjelaskan, pelaksanaan sekolah lapang memiliki empat tingkatan. Antara lain  tingkat pertama siswa dibekali materi tentang kelembagaan, motivasi, manajemen, bibit, reproduksi, sanitasi dan sebagainya.

Pada tingkat kedua mahasiswa ditugaskan untuk mencari permasalah-permasalahan yang dihadapi oleh peternak, kemudian didampingi tim dari Fapet UB untuk menemukan solusinya. Lalu pada tingkat ketiga difokuskan untuk mempelajari bisnis dan penerapan teknologi industri pada tahap keempat.

Ia menyebutkan, Sekolah Lapang Fapet UB bekerjasama dengan Koperasi Agro Niaga (KAN) Jabung. Kerja sama merupakan langkah akademisi dalam mengembangkan keahlian dan wawasan peternak melalui pengajaran, pendampingan dan penyuluhan.

Dari kerja sama dan hasil riset yang dilakukan, Tri Eko Susilorini memaparkan saat ini kelompok ternak di KAN Jabung memiliki permasalahan utama yang menghambat produktivitas ternak, yakni pemilihan bibit dan pakan ternak.

“Permasalahan tersebut muncul akibat kurangnya pengetahuan peternak akan manajemen beternak. Apabila dapat terselesaikan maka insya Allah akan meningkatkan produktivitas ternak sapi perah,” jelasnya.

Sementara itu, meskipun terkendala pandemi, sekolah tahap kedua yang digelar secara daring berjalan lancar. Para mahasiswa atau wisudawan mengikuti acara dengan penuh antusias.

“Semoga ilmu yang kami peroleh bermanfaat untuk pengembangan peternakan sapi perah di KAN Jabung,” ungkap Siska Norma Prasasti, salah satu peserta wisuda.

Dekan Fapet UB Prof. Dr. Sc. Agr. Ir. Suyadi, M.S., IPU. dalam pidatonya menjelaskan bahwa Sumber Daya Manusia (SDM) merupakan faktor utama dalam penentu keberhasilan.

Ditambah lagi kondisi Sumber Daya Alam (SDA) di Indonesia sangat menunjang kehidupan manusia. Sesuai filosofi, “apa pun yang dilempar akan tumbuh”.

Hanya saja, kondisi SDA yang kaya dan subur, membuat masyarakat terlena. Sehingga pada beberapa sektor, seperti pengembangan SDM belum menjadi prioritas. “SDM yang berbobot sangat penting dalam pengembangan usaha, karena besarnya modal secara materi dan kelengkapan sarana prasarana saja belum cukup,” ujarnya.

Oleh karena itu, Suyadi menjelaskan pengembangan potensi SDM sangat diperlukan, apalagi untuk usaha kecil dan menengah agar mampu mengikuti persaingan dagang. “Disinilah peran akademisi dibutuhkan, agar SDM mampu mengelola dan mengembangkan aset SDA yang tersedia,” tandasnya. (imm/jon)