Dosen UM Kembangkan Laboratorium Digital Learning Untuk SMK Ma’arif NU 4 Pakis

NEW MALANG POS, MALANG- Lulusan SMK di Malang baik di Kabupaten maupun Kota Malang yang bekerja sesuai bidangnya hanya 10 persen. Lulusan SMK Swasta Kabupaten Malang terutama yang bernuansa islam terserap sebagai tenaga kerja di bidangnya hanya sekitar 20 persen saja.

Penyebab utamanya tidak lain kompetensi yang dimiliki oleh lulusan sekolah itu sendiri. Kurangnya kompetensi yang dimiliki lulusan, salah satunya karena fasilitas serta penyerapan materi di media pembelajaran yang diberikan oleh sekolah.

Salah satu SMK yang berada di Kabupaten Malang adalah SMK Ma’arif NU 4 Pakis. SMK ini terletak di Kecamatan Pakis, tepatnya di Jalan H. Mustofa, Pakis Kembar. Infrastruktur SMK Ma’arif NU 4 Pakis memiliki du laboratorium yang harus digunakan untuk empat prodi sekaligus.

Rendahnya tingkat penguasaan materi menyebabkan lulusan yang dihasilkan kurang menguasai bidang keahliannya yaitu sesuai prodi pilihan masing-masing siswa. Adanya lulusan SMK Ma’arif NU 4 berbasis Islam yang tidak bekerja dapat disebabkan dari keterbatasan infrastruktur dan media pembelajaran menjadi permasalahan yang serius bagi Kabupaten Malang terutama angka pengangguran.

Untuk mengatasi hal tersebut, tiga dosen Teknik Elektro Universitas Negeri Malang (UM) yaitu Irawan Dwi Wahyono, S.T., M.Kom., Drs. Hari Putranto, M.Pd., dan Khoirudin Asfani, S.Pd, M.Pd. merancang dan mengembangkan laboratorium digital learning berbasis teknologi pendidikan yang dapat digunakan di SMK Ma’arif NU 04 Pakis Kabupaten Malang.

“Hal ini perlu dilakukan untuk mengatasi keterbatasan infrastruktur di sekolah, terutama keterbatasan laboratorium yang dapat mempengaruhi kompetensi yang dimiliki oleh peserta didik sehingga menyebabkan kurang terserapnya lulusan SMK di dunia industri,” ungkap Irawan.

Tujuan dari laboratorium digital learning berbasis teknologi pendidikan adalah untuk menyediakan media pembelajaran yang berisi buku digital dan praktikum interaktif materi SMK yang dapat meningkatkan kualitas pembelajaran dan lulusan siswa SMK Ma’arif NU 04 Pakis. Sehingga lulusan SMK tersebut memiliki kompetensi tinggi sesuai dengan bidang keahlian yang telah dipilih di SMK dan dapat terserap di dunia industri. Serta dapat mengurangi jumlah pengangguran di daerah Kabupaten Malang dengan memanfaatkan teknologi dibidang pendidikan.

Kegiatan ini didukung oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M) UM melalui pendanaan PNBP Universitas Negeri Malang anggaran tahun 2020. Dimana kegiatan ini terdiri dari pelatihan, pembimbingan, dan pendampingan. Adapun teknik pelaksanaan kegiatan dilakukan dengan cara melakukan uji coba produk secara langsung, penyerahan produk dan pendampingan penggunaan produk laboratorium digital learning dalam media pembelajaran, perbaikan manajemen pembelajaran dengan cara pembimbingan.

Kegiatan workshop atau pendampingan penggunaan produk dan serah terima produk Laboratorium Digital Learning telah dilakukan kepada pihak SMK Ma’arif NU 04 Pakis dimulai pada tanggal 6 Juli 2020 lalu.

Khoirudin Asfani, S.Pd, M.Pd., sebagai salah satu dari tim dosen berharap kegiatan tersebut dapat meningkatkan kualitas pendidikan SMK Ma’arif NU 04 Pakis. Diantaranya meningkatkan kualitas manajemen sekolah, meningkatkan kualitas lulusan dan terserapnya lulusan SMK Ma’arif NU 04 pada dunia industri maupun wiraswasta di bidang masing-masing.

“Selain itu, kegiatan ini juga dapat menjadi referensi pada SMK-SMK lainnya yang mengalami permasalahan serupa. Dan harapan kami dapat mengurangi angka pengangguran di Kabupaten Malang,” ucapnya. (imm/adv)