Dekan FTP UB Tanda Tangani MoA Bersama 34 Dekan se-Indonesia

new malang pos
Rektor Universitas Brawijaya, Prof. Dr. Ir. Nuhfil Hanani AR, MS,

NewMalangPos, MALANG – Menindaklanjuti implementasi Permendikbud No.3 Tahun 2020 tentang Standar Nasional Pendidikan Tinggi terutama dalam hal memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk belajar di Program Studi sejenis pada Perguruan Tinggi lain, Dekan Fakultas Teknologi Pertanian Universitas Brawijaya (FTP UB), Prof. Dr. Ir. Imam Santoso, MP. menandatangani Memorandum of Agreement (MoA) bersama 34 Dekan FTP lain yang tergabung dalam Forum Komunikasi Perguruan Tinggi Teknologi Pertanian Indonesia (FKPT-TPI), dengan disaksikan Rektor Universitas Brawijaya, Prof. Dr. Ir. Nuhfil Hanani AR, MS, secara daring, beberapa waktu lalu (14/01).

Selain Dekan FTP UB, turut serta menandatangani kesepakatan tersebut adalah Dekan Fakultas Teknologi Pertanian Universitas Udayana , Dekan Fakultas Teknologi Pangan dan Agroindustri, Universitas Mataram, Dekan Fakultas Teknologi Pertanian Universitas Semarang, Dekan Fakultas Teknologi dan Industri Pangan, Universitas Slamet Riyadi Surakarta , Dekan Fakultas Teknologi Pertanian Institut Pertanian STIPER, Dekan Fakultas Teknologi Pertanian Universitas Andalas, Dekan Fakultas Pertanian Universitas Riau, Dekan Fakultas Teknologi Pertanian Universitas Papua, Dekan Fakultas Pertanian Universitas Syiah Kuala, Dekan Fakultas Pertanian Universitas Sumatera Utara, Dekan Fakultas Teknologi Pertanian Universitas Katolik Widya Mandalà Surabaya, Dekan Fakultas Teknologi Pertanian Universitas Sulawesi Tenggara, Dekan Fakultas Pertanian Universitas Veteran Bangun Nusantara, Dekan Fakultas Teknologi Pertanian Universitas Jember, Dekan Fakultas Ilmu Pangan Halal Universitas Djuanda Bogor, Dekan Fakultas Pertanian Universitas Negeri Gorontalo, Dekan Fakultas Teknologi Pertanian Universitas Katolik Soegijapranata Semarang, Dekan Fakultas Pertanian Universitas Sam Ratulangi, Dekan Fakultas Pertanian Teknologi Universitas Gadjah Mada, Dekan Fakultas Pertanian Universitas Halu Oleo, Dekan Fakultas Teknik Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jawa Timur, Dekan Fakultas Pertanian Universitas Mulawarman, Dekan Fakultas Ilmu Keperawatan dan Kesehatan Universitas Muhammadiyah Semarang, Dekan Fakultas Pertanian Universitas Sebelas Maret, Dekan Fakultas Pertanian Universitas Wiraraja Madura, Dekan Fakultas Pertanian Universitas Khairun Ternate, Dekan Fakultas Pertanian  Univ. Muhammadiyah Palembang, Dekan Fakultas Pertanian Universitas Jambi, Dekan Fakultas Pertanian, Universitas Sultan Ageng Tirtayasa, Dekan Fakultas Teknologi Pertanian Institut Pertanian Bogor, Dekan Fakultas Pertanian, Universitas Trunojoyo Madura, Dekan Fakultas Teknologi Industri Pertanian Universitas Padjadjaran, serta Dekan Fakultas Pertanian, Universitas Muhammadiyah Jember.

new malang pos

Dalam sambutannya, Rektor Universitas Brawijaya, Prof. Dr. Ir. Nuhfil Hanani AR, MS, menyatakan senang dan menyambut baik. ”Kami mengapresiasi kegiatan ini. Bahkan Universitas Brawijaya siap melakukan kerjasama di bidang apapun pada program studi atau fakultas apapun. Kami berharap betul kepada tekologi pertanian untuk dapat lebih berkembang. Semoga penandatanganan MoA ini dapat menjadi langkah awal bagi riset riset dan atau kegiatan lainnya,” ujarnya.

Sementara itu Prof. Dr. Ir. Imam Santoso, MP. menyatakan bahwa kegiatan ini merupakan inisiasi FKPT – TPI dalam mendukung kegiatan Pertukaran Pelajar dalam Program Studi yang sama di luar Pergruan Tinggi dalam rangka Program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM).

“MoA ini merupakan bukti nyata kami dalam mendukung MBKM. Kami sepakat dan setuju untuk menciptakan kerjasama dalam rangka pengembangan program pembelajaran pada program studi di masing-masing Fakultas, dengan menyelenggarakan program pembelajaran sesuai Standar Nasional Pendidikan Tinggi (SNPT) dalam kurun waktu 1 (satu) semester dengan beban belajar setara 20 sks bagi mahasiswa PARA PIHAK yang teknisnya akan diatur lebih lanjut dalam panduan teknis yang akan disepakati antar fakultas masing-masing perguruan tinggi terutama berkaitan dengan proses pembelajaran, pengakuan kredit semester, penilaian, dan skema pembiayaan. Nantinya tidak hanya pertukaran pelajar saja tapi juga akan kita agendakan webinar series tentang tiga pilar (Teknologi Industri Pertanian, Teknologi Hasil Pertanian dan Teknik Pertanian dan Biosistem) berkontribusi dalam perkembangan teknologi pertanian; smart agriculture; rantai pasok; pertanian presisi atau bagaimana perkembangan teknologi pangan dan industri pangan,” paparnya.

Sementara itu, Dr. Ir. Feri Arlius, M.Sc., Dekan Fakultas Teknologi Pertanian Universitas Andalas yang juga turut dalam penandatangan menyatakan perlunya tindak lanjut sesegera mungkin sebagai implementasi MoA. “Kita perlu segera melakukan tindak lanjut seperti misalnya mengirimkan mata kuliah yang ditawarkan masing masing perguruan tinggi agar dapat di enrol oleh perguruan lain dengan syarat dan ketentuan yang berlaku. Selain itu diperlukan juga media komunikasi dan informasi program merdeka belajar FKPT – TPI seperti misalnya website atau media lainnya. Sebab ini merupakan satu langkah yang baik, jadi sebaiknya segera ada tindak lanjut,” paparnya. (*/bua)

new malang pos