Belajar Daring Perhatikan Kesehatan Mata Anak

new malang pos
Para guru dan orang tua siswa TK Islam Sabilillah serta direksi LPI Sabilillah mengikuti kegiatan parenting secara daring.

Virtual Parenting TK Islam Sabilillah Malang

NewMalangPos, MALANG-Sudah hampir satu tahun siswa belajar secara online. Ada yang menggunakan gadget atau gawai, juga ada yang memakai laptop atau komputer. Setiap hari selama berjam-jam siswa belajar dengan sarana teknologi tersebut. Sampai kadang orang tua tidak menyadari kondisi kesehatan mata anak-anak mereka.

Dokter Spesialis mata RSUB dr. Yasmin Sani A, Sp.M menjelaskan sekaligus mengingatkan para orang agar lebih care terhadap anak selama masa belajar daring. Itu dia sampaikan saat menjadi pemateri dalam kegiatan Parenting TK Islam Sabilillah, Sabtu (6/2) lalu. Temanya gadget vs kesehatan mata.

Dalam keterangannya Yasmin mengatakan ada beberapa dampak dan harus diwaspadai pada kondisi kesehatan mata anak selama menggunakan gadget atau komputer. Antara lain sekumpulan gejala pada mata dan otot lain yang disebabkan oleh penggunaan layar monitor yang berlebihan. Namanya Computer Vision Syndrom (CVS).

“Karena monitor komputer itu tercipta dari banyak pixel. Sehingga efek pencahayaannya yang kuat membuat mata kita bekerja lebih ekstra,” katanya.

Ia melanjutkan, selain CVS ada asthenopia atau mata lelah. Yakni gejala akibat aktivitas mata dari jarak dekat yang terus menerus. Akibatnya timbul kontraksi yang mengakibatkan mata kelelahan.

Yang ketiga ada Dry Eyes atau mata kering. Salah satunya ditimbulkan karena penggunaan komputer atau gadget yang terlalu lama. Dan tanpa disadari frekuesi mata berkedip pun menurun.

“Dalam kondisi normal mata kita berkedip rata-rata 22 kali dalam satu menit. Karena faktor gadget mata kita hanya berkedip enam sampai enam kali saja, itulah yang menyebabkan mata kering,” katanya.

Gejala keempat adanya kelainan refraksi. Ditimbulkan karena aktivitas jarak dekat yang terus menerus. Sehingga dapat meningkatkan progresivitas rabun jauh atau myopia.

Maka dari itu, Yasmi mengimbau agar orang tua harus mulai aware terhadap kondisi anak saat belajar daring. Ada beberapa yang bisa dilakukan orang tua saat anak mereka belajar daring.  

Antara lain mengatur posisi gadget dan pencahayaan yang aman. Memperbaiki postur tubuh anak dengan posisi duduk yang tegak dan kaki menyentuh lantai. Serta mengatur posisi monitor agar tidak terlalu tinggi. “Kalau gadget jarak idealnya 30 sentimeter sedangkan komputer sejauh 60 sentimeter,” terangnya.

Yang tidak kalah penting, dalam 20 menit memberikan kesempatan pada anak untuk melihat objek yang jauh, minimal 20 detik. Dan untuk menjaga kesehatan mata memberikan kesempatan pada anak-anak untuk beraktivitas di luar ruangan.

“Perbanyak outdoor activity, ini cara yang efektif untuk menjaga dan meningkatkan kesehatan mata,” jelasnya.

Parenting merupakan agenda rutin Majelis Orang tua Siswa (MOS). Dalam satu semester MOS menggelar dua kali kegiatan parenting. Dan parenting kali ini merupakan yang pertama di semester genap.

Ketua MOS TK Islam Sabilillah Ashes Whyndita Dewi, SE mengatakan aktivitas anak dengan gadget selama masa pandemi cukup beragam. Tidak hanya belajar secara online (daring), tapi seringkali lebih dari itu.  Sehingga menurutnya, perhatian orang tua harus lebih ekstra. Itu tidak lain demi kebaikan anak-anak. “Kami mengajak para orang tua untuk punya andil dan perhatian yang lebih. Perenting ini dirasa sangat perlu untuk memberikan wawasan pada kita semua,” ucapnya saat menyampaikan sambutan.

Koordinator MOS Humas TK Islam Sabilillah Nufrida Desi, S.Pd mengungkapkan, parenting di TKIS digelar dengan tema yang berbeda. Yang utama disesuaikan dengan kondisi masa kini. Materinya lebih berarah pada problematika orang tua dalam membina dan membimbing anak-anak di rumah.

Menurutnya, tema kesehatan mata dirasa tepat. Karena tidak dipungkiri lagi penggunaan gadget yang berlebihan menjadi problem tersendiri bagi perkembangan anak.

“Untuk tema parenting kami selalu koordinasi dengan pengurus  MOS. Kali ini kita ambil materi tentang kesehatan mata selama anak belajar daring. Ini adalah pilihan orang tua,” ujarnya. (imm/sir/jon)