Angkat Peduli Petani Muda, Eri Yusnita Raih Gelar Doktor

NEW MALANG POS, MALANG-Dr. Eri Yusnita Arvianti, SP., MP menyelesaikan masa studi S-3 tepat waktu. Pandemi Covid-19 tak menjadi alasan untuk bersantai. Target studi harus tercapai. Dosen Fakultas Pertanian Program Studi Agribisnis Universitas Tribhuwana Tunggadewi (UNITRI) Malang ini menjadi contoh.

Eri Yusnita Arvianti telah menyelesaikan studi di Universitas Gadjah Mada (UGM) Jogjakarta. Pada 23 September lalu, ia melaksanakan ujian desertasi melalui media daring dari pukul 13.00 sampai dengan pukul 17.00 non stop. Dengan promotor Prof. Dr. Ir. Mashuri, Co Promotor 1  Dr. Ir. Lestari Rahayu Waluyati, MP dan co Promotor 2  Prof. Dr. Ir. Dwidjono Hadi Darwanto.

Adapun tim pengujinya adalah Ir. Any Suryantini, MM., PhD ; Dr. Jamhari, SP., MP; Dr. Jangkung Handoyo Mulyo, M.Ec , dengan penguji internal Subejo, SP., MSc, PhD serta penguji eksternal Prof. Dr. Ir. Jabal Tarik Ibrahim dari Universitas Muhammadiyah  Malang (UMM).

“Alhamdulillah rasa syukur saya panjatkan kepada Allah SWT karena ujian disertasi saya berjalan lancar,” ucapnya.

Desertasi Eri Yusnita Arvianti fokus pada petani muda yang telah lama digelutinya sejak tahun 2014. Temanya adalah Kinerja dan Minat Petani Muda dalam Usaha Tani Hortikultura di Kabupaten Malang. “Topik ini sangat hangat dan sedang booming dibicarakan masyarakat mengingat berkaitan dengan regenerasi pertanian dan petani milenial saat ini,” kata dia. 

Eri Yusnita Arvianti mengaku sangat tertarik meneliti peran petani muda. Hal itu berawal dari kepeduliannya pada buruh migran tahun 2003 yang pada akhirnya berimbas pada fenomena masyarakat tani di Kabupaten Ponorogo tahun 2004.

Saat itu petani memiliki lahan luas namun tidak ada yang mengolahnya. Sebab semua petani mudanya pergi menjadi TKI/TKW dan hijrah ke kota.

“Tentu saja ini miris sekali dan bila diteruskan akan mengancam kondisi pertanian yang berkelanjutan karena berkaitan dengan produktivitas usaha pertanian,” tuturnya.

Eri Yusnita berharap melalui disertasinya ke depan akan ada wadah bagi petani muda Indonesia. “Agar kita mengetahui kondisi petani muda di beberapa daerah dan terjadi keharmonisan di semua pihak untuk menuju pemuda bangun desa,” tandasnya.

Di balik suksesnya meraih gelar Doktor, Eri Yusnita Arvianti membagikan kiat-kiat menyelesaikan studi tepat waktu. Untuk lulus tepat waktu kata dia, harus yakin. Selanjutnya fokus menyelesaikan studi. Membuat perencanaan tiap tahapan studi dan menjalin komunikasi yang baik dengan dosen pembimbing. “Jangan lupa berdoa agar tetap optimis,” tambahnya.

Eri Yusnita Arvianti menyelesaikan studi S-1 Universitas Brawijaya Malang tahun 2001. Tahun 2002 melanjutkan studi S-2 di UGM dan lulus tahun 2004. Akhirnya kembali melanjutkan studi doktoralnya di UGM. (imm/jon)