47 Siswa Siap Harumkan Nama SISMA

new malang pos
Direktur Lembaga Pendidikan Islam (LPI) Sabilillah Prof. Dr. H. Ibrahim Bafadal, M.Pd., memberikan arahan dan sambutan dalam acara Awarding Olimpiade Sains Sabilillah 2020

NEW MALANG POS, MALANG-Sekolah Islam Sabilillah Malang (Sisma) kembali melahirkan skuad yang siap berlaga di ajang olimpiade. Mereka adalah siswa-siswi hebat yang terjaring dalam sebuah seleksi ketat di internal lembaga. Melalui proses seleksi Olimpiade Sains Sabilillah (OSS), terpilih 47 siswa

Sebanyak 47 siswa tersebut mendapat medali dan sertifikat dari lembaga. Selanjutnya akan mendapat bimbingan khusus sebagai “Pasukan Khusus” di level sekolah masing-masing. Mereka dibina agar potensi dan kemampuannya semakin mencuat. Dan pada akhirnya, siap diterjunkan di berbagai ajang kompetisi baik yang digelar oleh pemerintah, seperti OSN/KSN atau instansi lain. 

OSS dilaksanakan untuk siswa kelas III SD, kelas VII SMP dan kelas X SMA Islam Sabilillah. Jumlah keseluruhan 436 peserta siswa. Sebanyak 140 siswa SD, 150 siswa SMP dan 146 siswa SMA. Tahap seleksi dimulai sejak (5/10) lalu.

Di tahap penyisihan para siswa mengerjakan soal pilihan 1 melalui e-learning. Dilaksanakan selama 60 menit terdiri dari soal Matematika, IPA dan IPS.

Hasil babak penyisihan diumumkan keesokan harinya melalui e-learning dan grup orang tua dan pada (7/10), dilaksanakan babak final juga melalui e-learning. Jumlah siswa yang berhasil melaju ke babak final sebanyak 47 siswa terdiri dari SD 14 siswa, SMP 15 siswa dan SMA 18 siswa.

Selanjutnya pada hari itu juga, digelar Awarding dan disiarkan melalui YouTube Sekolah Sabilillah. 47 siswa finalis, mendapat penghargaan dan pembinaan secara berkelanjutan.

Direktur Lembaga Pendidikan Islam (LPI) Sabilillah Prof. Dr. H. Ibrahim Bafadal, M.Pd., mengatakan, Olimpiade Sains Sabilillah (OSS) sebagai wadah penjaringan siswa unggul. Selanjutnya disiapkan sebagai siswa kader olimpiade.

“Mereka yang terpilih menjadi tim Olimpiade Sekolah Sabilillah dan yang siap berprestasi hingga ke kancah internasional,” katanya.

Olimpiade Sains Sabilillah (OSS) ini sudah dilaksanakan sejak tahun 2016/2017. Meskipun di masa pandemi tidak menjadi penghalang bagi Sekolah Islam Sabilillah Malang (Sisma) untuk tetap memberikan wadah bagi siswa.

Mereka harus terus berkembang dan meningkatkan potensi dirinya. Salah satunya dengan tetap melaksanakan OSS yang dilakukan secara virtual dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan.

Ibrahim menjelaskan, Awarding sebagai tahap terakhir dari proses OSS 2020. Dalam kesempatan tersebut ia memberikan apresiasi kepada para siswa yang lolos sebagai siswa olimpiade Sisma.

“Selamat kepada siswa yang menjadi juara. Saya berharap dapat terus meningkatkan prestasinya dan menggali potensinya agar lebih maksimal. Untuk menjadi juara dan mengharumkan nama sekolah,” ucap pria yang juga menjabat sebagai wakil rektor IV Universitas Negeri Malang ini.

Menurutnya, OSS adalah pijakan bagi siswa untuk mengasah kemampuan diri dan menumbuh kembangkan jiwa kompetisi.

“Kepada semua satuan pendidikan Sekolah Islam Sabilillah Malang saya juga mengimbau agar terus berinovasi untuk mendukung dan mewujudkan sekolah para juara,” tandasnya. (imm/sir/jon)