Pemkot Malang Launching e-SPPT, Bayar PBB Bisa di Mana Saja

7
Foto: IPUNG PURWANTO/NMP

MALANG, NewMalangPos – Pemerintah Kota Malang terus melakukan upaya percepatan layanan publik dengan sistem elektronik yang memberikan kemudahan bagi masyarakat. Salah satunya yakni Pemkot Malang melaunching beberapa pelayanan publik berbasis elektronik di halaman Balai Kota Malang, Rabu (7/4).

Kemudahan layanan bagi masyarakat  merupakan komitmen utama yang dipegang oleh Pemerintah Kota Malang.

“Saya sampaikan, kami berikan apresiasi kepada OPD (Organisasi Perangkat Daerah) terkait bahwa percepatan- percepatan dan memberikan kemudahan pada masyarakat menjadi komitmen dan keharusan. Maka sering saya sampaikan demikian dan itu ditindaklanjuti oleh para OPD,” ujar Wali Kota Malang, Drs. H. Sutiaji usai acara.

Salah satu layanan publik berbasis elektronik yang diluncurkan pada acara tersebut yakni layanan e-SPPT PBB (Surat Pemberitahuan Pajak Terutang Pajak Bumi dan Bangunan) dari Bapenda Kota Malang, yang memudahkan wajib pajak (WP) membayar kewajibannya dimanapun berada.

Sebelumnya WP bisa mencetak SPPT, namun untuk pembayaran masih harus datang ke loket pembayaran. Dengan e-SPPT PBB maka pembayaran pajak PBB dapat dilakukan dengan berbagai cara. Seperti melalui pembayaran di retail modern hingga pembayaran online.

“Jadi tidak ada alasan bagi wajib pajak ketika dia nanti ingin mencetak akan tahu alamatnya dia atau dia klik nanti ada. Terus di sana namanya siapa wajib pajaknya mesti masuk. Ketika hanya mencetak tidak ada alasan tidak dapat SPPT, karena bisa dicetak di masing-masing masyarakat, sudah bisa mencetak melalui aplikasi yang sudah dibuat,” imbuhnya.

Senada dengannya, Kepala Bapenda Kota Malang Handi Priyanto mengatakan, dengan adanya e-SPPT maka akan mengurangi kendala teknis yang seringkali dialami oleh wajib pajak.

“Kendala pertama kadang hilang, mau bayar lupa taruh dimana. Nah kita sudah ada aplikasi e-SPPT jadi misalkan hilang, ketlisut asal tahun NOP (Nomor Obyek Pajak)nya (bisa). Karena NOP tidak akan berubah. Tetapi itu kan tidak sempurna, hanya bisa cetak saja bayarnya tetap di Bank Jatim atau Bapenda, kendala jauh kemudian antre. Nah ini kita dekatkan pembayaran dengan masyarakat,” terangnya.

Tak hanya itu, Handi sendiri terus berupaya agar metode pembayaran pajak makin dipermudah. Hal itu dilakukan dengan memanfaatkan teknologi terkini yang diharapkan mampu memberikan kemudahan bagi masyarakat sebagai pelayanan prima dari pemerintah.

“Kita kerja sama dengan Bank Jatim, bisa bayar di Alfamart, Indomaret terdekat yang ada di rumahnya. Kemudian malas keluar rumah bisa di Tokopedia, sebentar lagi GoPay juga bisa dan beberapa marketplace. Jadi buka Handphone bisa langsung terbayar,” ungkap Handi. (ian/ley)