Pemkot Batalkan Pasar Murah Ramadan

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Malang M Nur Widianto. (Ruri/NMP)

MALANG, NewMalangPos – Kegiatan Pasar Murah Ramadan yang harusnya dilaksanakan Jumat (7/5) kemarin, hingga hari ini, dibatalkan Pemkot Malang. Alasannya, karena berpotensi menimbulkan kerumunan masyarakat dan tidak dapat menerapkan protokol kesehatan.

Plt Kabag Humas Pemkot Malang M Nur Widianto menegaskan, Pemkot Malang membatalkan kegiatan yang tiap tahun dilaksanakan menjelang Hari Raya Idul Fitri itu. Keputusan pembatalan kegiatan tersebut dilakukan berdasarkan hasil verifikasi tim yang ada di lapangan.

“Setelah kami lihat peta di lapangan, maka dipastikan tidak memungkinkan untuk mengikuti protokol kesehatan. Setelah dilaporkan, kemudian diperintahkan untuk dibatalkan kegiatan pasar murah itu,” kata  M Nur Widianto, Jumat (7/5) kemarin.

Baca Juga :  Ayo Belajar ke Museum, Kenali Sejarahnya

Ia mengatakan, pelaksanaan verifikasi lapangan tersebut dilakukan oleh tim dari Pemkot Malang pada lokasi yang direncanakan di halaman luar Stadion Gajayana Kota Malang. rencananya didirikan deretan stan penjual bahan-bahan pokok. Bahkan, kecamatan sudah mengeluarkan surat yang mengajak warga untuk datang dalam pasar murah itu.

“Verifikasi dan pemetaan tersebut untuk memastikan pola, dan aturan pergerakan warga saat berada di pasar murah. Jangan sampai malah berpotensi melanggar protokol kesehatan,” paparnya. 

Menurutnya, pergerakan masyarakat pada kegiatan pasar murah tersebut akan sulit diprediksi. Apalagi, bahan pangan yang dijual memiliki harga murah. Warga akan berbondong-bondong mengejar harga murah yang ada di pasar murah itu.

Baca Juga :  Bertahap, Hari ini 43 PSU Perumahan Diserahkan

Sehingga, pelaksanaan protokol kesehatan pada kegiatan pasar murah tersebut dinilai cukup sulit. Itulah mengapa pertimbangan untuk membatalkan kegiatan ini dilakukan.

“Penerapan protokol kesehatan nampaknya sulit dilakukan, termasuk bagaimana orang mengantre,” kata pria yang juga menjabat sebagai Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Malang ini.

Seperti diberitakan sebelumnya, Pemerintah Kota (Pemkot) Malang bakal menggelar Pasar Murah Ramadan. Hal tersebut bertujuan untuk mengendalikan harga bahan pokok, yang berpotensi mengalami kenaikan menjelang Hari Raya Idul Fitri 2021. Rencananya, kegiatan tersebut bakal digelar selama dua hari, yakni 7-8 Mei 2021 di halaman kompleks Stadion Gajayana Malang. (ica/aim)

Baca Juga :  Zaman Digital, Parkir Bayar Uang Elektronik