Pembangunan Pasar Singosari, Butuh Anggaran Rp 92 Miliar

SEGERA DIBANGUN: Kondisi Pasar Singosari yang semrawut dan kerap mengundang kemacetan diusulkan untuk dibangun total.

NEW MALANG POS, MALANG – Rencana Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) merombak total Pasar Singosari mendekati realisasi. Kedatangan tim dari Kementerian Koordinator Bidang Maritim dan Investasi ke Kabupaten Malang menjadi buktinya. Selain membahas pembangunan Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) Bromo Tengger Semeru, kedatangan mereka juga meninjau kondisi Pasar Singosari.

“Satu minggu lalu ada kunjungan dari tim Kemenko Marves. Didampingi Pak Tommy (Kepala Bappeda, red) tim meninjau Pasar Singosari yang kami usulkan untuk dibangun total,” ujar Kepala Disperindag Kabupaten Malang dr Agung Purwanto.

Agung mengatakan, Pasar Singosari merupakan satu dari empat pasar yang diusulkan ke pemerintah pusat untuk dibangun. “Sebelumnya kami mengusulkan sembilan pasar, tetapi setelah dicek dan dilihat kesiapannya, hanya empat yang bisa dibangun. Yakni Pasar Lawang, Singosari, Wajak dan Bululawang,’’ tuturnya.

Baca Juga :  Ternak Domba Banyak Keuntungan

Ia menambahkan, usulan pembangunan pasar ke pemerintah pusat juga disertai dokumen perencaannya. Dalam dokumen tersebut, selain memuat perkiraan anggaran yang digunakan, juga desain serta amdal lingkungan dan amdal lalin.
“Alhamdulillah, empat pasar yang kami usulkan semua dokumen persyaratannya sudah lengkap. Kami berharap dengan pembangunan pasar bisa secepatnya dilakukan,” ungkap Agung.

Dari empat pasar yang diusulkan, Pasar Singosari menjadi prioritas utama. Alasannya adalah untuk mendukung KEK Singhasari. Selain itu juga mengurai kemacetan lalu lintas.

Agung melanjutkan, sesuai perencanaan pasar dibangun sesuai Standar Nasional Indonesia (SNI). Dimana pasar ini menggunakan sistem zona dan beberapa sarana pendukung untuk memberi kemudahan serta kenyaaman pembeli.
“Jadi nanti ada zonanya, seperti zona pedagang sayur, daging, pakaian dan lainnya. Sehingga tidak bercampur dan tentu tertata rapi,” katanya.

Baca Juga :  Rumah Rusak Berat Dibantu Rp 50 Juta

Begitu juga dengan bangunan gedung pasar, menggunakan standart gedung hijau. Dimana bangunan gedung wajib ramah lingkungan, energi, ramah terhadap warga rentan (orang tua dan difable) dan lain sebagainya.

Khusus Pasar Singosari karena ada sungai yang mengalir, nantinya akan dibangun taman. Sehingga warga yang berbelanja bisa melakukan wisata, karena ada pemandangan yang berbeda.

Disinggung anggaran pembangunan pasar? Agung mengatakan sesuai perencanaan membutuhkan anggaran sekitar Rp 92 miliar. Itupun pembangunannya masih menunggu realisasi Kementerian PUPR.

“Karena sebelumnya kami mengusulkan ke Kementerian Perindustiran dan Perdagangan. Namun lantaran anggarannya lebih dari Rp 25 miliar, maka kami disarankan mengusulkan ke Kementerian PUPR. Saat ini sedang proses, semoga tidak ada kendala dan tahun depan sudah mulai dibangun,” paparnya.(ira/agp)

artikel Pilihan