Pembahasan Addendum Pasar Besar Ditarget Mei Selesai

12
MENUNGGU ADDENDUM: Rencana pembangunan Pasar Besar Malang masih menunggu pembahasan addendum PKS Pemkot Malang dengan Matahari Department Store.( IPUNK)

MALANG, Newmalangpos – Pembahasan addendum Perjanjian Kerja Sama (PKS) Pemkot Malang dengan Matahari Department Store tentang Pasar Besar belum kunjung selesai. Meski begitu, diharapkan sebelum Mei berakhir, pembahasan addendum ini harus sudah rampung.


Hal tersebut disampaikan Pj Sekda Kota Malang Ir Hadi Santoso belum lama ini. Saat dikonfirmasi mengenai kelanjutan pembahasan Addendum PKS Pasar Besar ia mengatakan masih dalam proses pembahasan poin demi poin.

“Ya kapan hari ternyata kita belum bisa bertemu. Dan ternyata pihak perwakilan Matahari sedang sakit. Itu saat saya hubungi via telepon. Jadi memang memakan waktu lagi. Tapi tetap kita komunikasi terus,” papar pria yang akrab disapa Soni saat ditemui di Gedung DPRD Kota Malang, pekan kemarin.


Soni memastikan dalam waktu segera pembahasan addendum akan dilakukan. Pasalnya sudah ada kesepakatan antara Pemkot Malang, yang belum lama ini dilakukan sendiri bersama Wali Kota Malang Sutiaji dengan pihak Matahari. Yang menyatakan sepakat untuk melakukan addendum (perubahan/penambahan pasal) terhadap PKS Pasar Besar Malang.


“Kami minta ke pihak Matahari untuk berkirim surat resmi. Yang isinya bisa menegaskan apa-apa saja komitmen pihak Matahari atas kelanjutan perbaikan Pasar Besar. Karena dalam PKS kan mereka juga punya kewajiban,” tegas Soni.


Dikatakan Soni, sebelumnya Wali Kota Malang Sutiaji telah berkirim surat ke Matahari terkait tindaklanjut rencana pembangunan dan perbaikan Pasar Besar. Surat dari wali kota juga berupa permintaan ketegasan dari Matahari terhadap PKS yang ada.


Saat disinggung terkair kemungkinan pemutusan PKS dengan Matahari, Soni menegaskan hal tersebut memang menjadi opsi.

“Ya itu juga jadi bagian alternatif. Di dalam PKS kan ada poin kewajiban dari Matahari jika tidak lanjut atau menuntaskan kewajiban ya bisa diputus. Kalau memang diputus ya kan harus ada addendum juga. Tidak bisa kita mutus begitu saja,” tegas Soni.


Saat ditanya kapankah pembahasan addendum ini ditarget selesai, Soni menegaskan ia diminta pimpinan daerah untuk menyelesaikannya sebelum masa Pj Sekdanya habis. Yakni pada akhir Mei mendatang. (ica/udi)