Pelatih Baru, Berharap Suasana Baru

17
Juru taktik baru Arema FC Eduardo Almeida

MALANG, NewMalangPos – Juru taktik baru Arema FC Eduardo Almeida tidak serta merta mengubah target klub sebesar Arema FC. Di tangan pelatih baru ini, Singo Edan tetap menargetkan capaian tinggi.

Walaupun belum jelas target utama dari manajemen dan direksi untuk musim baru, namun Arema FC bakal sebisa mungkin merangsek ke papan atas. Setidaknya hal itu yang diharapkan para penggawa terhadap penunjukan Almeida di kursi pelatih.

Penyerang sayap Arema FC Dendi Santoso berharap pelatih baru bisa memberikan yang terbaik bagi tim. Sebagai pemain senior, Dendi bakal berkolaborasi dengan pemain-pemain muda Arema FC untuk membawa tim terbang tinggi di kompetisi.
“Semoga platih baru bisa memberikan suasana baru. Dan harapan saya semoga menjadi yang terbaik di kompetisi liga,” ujarnya.

Arema FC sempat disorot terus-terusan oleh mata publik usai tampil mengecewakan di Piala Menpora 2021. Dendi Santoso dkk hanya mampu meraup satu poin dari tiga pertandingan. Mereka juga kebobolan enam gol dan menyarangkan empat gol. Padahal, materi pemain Arema FC terbilang mumpuni karena dihuni banyak pemain berlabel timnas dan dua pemain asing.

Keterlambatan manajemen menunjuk pelatih baru dianggap sebagai kesalahan terbesar di turnamen pramusim. Pasalnya, semenjak kontrak pelatih terakhir Carlos Oliveira berakhir di pertengahan Februari lalu, pelatih tak kunjung datang. Beberapa nama pelatih juga sempat muncul untuk menukangi Arema FC, namun tak kunjung terwujud sampai Senin (3/5).

Alhasil, pelatih baru nanti bakal punya beban besar untuk mengangkat harapan pemain, manajemen, direksi, sampai penggemar.
Bek baru Arema FC Ikhwan Ciptady juga menginginkan ada perbaikan dibandingkan turnamen sebelumnya. “Buat di musim baru semoga prestasi Arema FC dan saya sendiri bisa lebih lagi,” kata dia.

Ikhwan yang baru didatangkan beberapa hari jelang sepak mula Piala Menpora 2021 memang belum banyak mendapat kesempatan bermain. Eks pemain PS Tira Persikabo itu harus berebut satu posisi bek tengah di antara Muhammad Roby dan Caio Ruan. Sementara satu posisi lain sudah dikunci Bagas Adi Nugroho.

Untuk itu, Ikhwan menyatakan mau menyesuaikan dengan program dan arahan dari Almeida supaya bisa dipercaya.
“Semoga bisa menjalankan tujuan dan materi yang diberikan, biar tahu apa yang pelatih baru inginkan,” jelasnya.

Selain itu, dia juga berharap pelatih baru bisa kembali melatih secepatnya. Mereka baru dijadwalkan berlatih kembali pada 20 Mei 2021. “Semoga bisa langsung melatih dan para pemain bisa langsung menerima materi-materi yang sudah disiapkan pelatih,” ujarnya. (abr/jon)