Paskibra Full Tim, Peserta Upacara Terbatas dan Virtual

Upacara Peringatan Kemerdekaan RI di Balai Kota Malang digelar secara terbatas, Selasa (17/8). (NMP-M.MANSYUR)

MALANG, NewMalangPos – Upacara Peringatan Kemerdekaan RI di Balai Kota Malang diselenggarakan secara terbatas dan virtual, Selasa (17/8). Peserta upacara hanya tampak beberapa pasukan saja. Sedikit perbedaan hanya di jumlah pasukan pengibar bendera atau Paskibra.

Bila di tahun sebelumnya Paskibra hanya ditunjuk beberapa orang saja, kali ini bisa full tim. Selebihnya peserta upacara mengikuti secara virtual.

“Kita perlu adaptasi dengan situasi. Seperti di istana juga dibatasi, Kota Malang juga demikian. Virtual dan ada fisik tapi dengan peserta terbatas. Jadi tidak ada alasan untuk mengurangi nilai nilai kesakralan menghargai pahlawan yang telah gugur di medan perang untuk bela negara kita,” tegas Wali Kota Malang, Drs. H. Sutiaji usai upacara.

Baca Juga :  Pertarungan Tiga Calon Sekda

Sesuai tema peringatan kemerdekaan Indonesia tahun ini, Sutiaji mengajak kepada seluruh masyarakat supaya saling bahu membahu mengatasi setiap permasalahan. Dengan saling menguatkan, maka akan menciptakan sebuah ketangguhan, sesuai dengan tema tahun ini Indonesia Tangguh Indonesia Tumbuh.

“Tunjukkan kita harus tangguh. Kita bisa tangguh kalau kita merasa tidak yang hebat.  Harus saling menghargai sesama, berbagi peran, kuatkan kita semua. Ibarat tangan ini satu tidak kuat, tapi karena kebersamaan jari jari kuat maka jadi tangguh. Yang kuat kebersamaan, kuncinya tumbuh, bersama dan tangguh,” kata Sutiaji. (ian/jon/nmp)

artikel Pilihan