Pelatih Dulu, Baru Pemain

NMP
NewMalangPos

Proyeksi Singo Edan di 2021 Diawali Evaluasi

NewMalangPos, MALANG – Arema FC telah menutup lembaran tahun 2020 dan kini sudah mempersiapkan rencana untuk 2021. Manajemen siap melakukan evaluasi terhadap tim, sekalipun tahun lalu Hendro Siswanto dkk tidak banyak melakoni pertandingan. Pasalnya, mayoritas pemain masa kontraknya bakal berakhir pada Februari mendatang.

“Pertama, kami analisis tim pelatih dulu. Setelah itu baru ke pemain. Tapi manajemen sudah punya gambaran,” kata General Manager Arema, Ruddy Widodo.

Manajemen tampaknya menjadikan evaluasi skuat sebagai proyeksi pertama di tahun ini, sembari menunggu kabar lanjutan Liga 1 2020/2021. Walaupun, evaluasi bukanlah hal mudah bila berkaca pada aktivitas tahun lalu yang nyaris dibilang mati suri dalam kurun waktu sembilan bulan.

Praktis, pertandingan resmi Arema FC hanya pada Piala Gubernur Jatim 2020 dan tiga laga awal Liga 1. Setelah itu, sepak bola terhenti karena pandemi Covid-19.

Ruddy pun mengakui, sejatinya segala kemungkinan bisa terjadi apabila kompetisi berlanjut. “Sebenarnya segala kemungkinan masih bisa terjadi. Kami baru main tiga kali. Sekali menang dan dua kali kalah. Masih ada 31 pertandingan selanjutnya. Ada kemungkinan membaik, ada juga lebih buruk,” terang pria asal Madiun itu.

Alhasil, manajemen mencari cara tersendiri untuk memberikan penilaian. Misalnya, untuk pelatih kinerjanya dilihat dari pendapat pemain. Kemudian, manajemen yang akan mengambil keputusan nasib tim pelatih.

Untuk tim pelatih, Ruddy mengakui bila Arema FC mendapatkan pengalaman berharga di 2020 lalu. Seperti perekrutan pelatih Mario Gomez yang disebutnya sebagai pelatih dengan bandrol tertinggi sepanjanh sejarah Arema. Hal ini ogah diulangi oleh manajemen tim.

“Musim 2020, dana untuk tim pelatih naik drastis. Sedangkan dari segi pemain sepertinya tahun 2019 lebih tinggi nilai kontrak untuk pemain ketimbang musim lalu. Ini jadi pengalaman. Jadi kami harus lebih cermat untuk budgeting pelatih dan pemain,” kata Ruddy.

Menurut dia, saat ini masih dalam masa pandemi. Pengalaman mengeluarkan banyak dana untuk pelatih dan pemain asing, menjadi evaluasi tersendiri. (ley)