NMP
PT LIB mempercepat jadwal pertemuan dengan pemilik klub Liga 1 untuk membahas kelanjutan kompetisi di masa pandemi Covid-19. PT LIB percepat rapat dengan pemilik klub Liga 1 2020. (CNN Indonesia/Titi Fajriyah/Newmalangpos)

NewMalangPosPT Liga Indonesia Baru (LIB) mempercepat jadwal pertemuan dengan pemilik klub Liga 1 2020 untuk membahas kelanjutan kompetisi di masa pandemi Covid-19.

Sebelumnya, LIB mengagendakan rapat pemilik klub digelar pada 22 Januari 2021. Kemudian LIB mendapatkan feedback dari klub yang meminta supaya pertemuan itu digelar lebih cepat.

“Rapat pemilik klub dipercepat ke tanggal 15 Januari atas permintaan klub. Sebetulnya klub hanya butuh keputusan soal liga kapan. Tadi pagi saya kirim undangan baru untuk tanggal 15 ke klub-klub,” kata Direktur Utama LIB Akhmad Hadian Lukita, Selasa (12/1).

Baca Juga: Manfaatkan Momen Kompetisi Vakum

Hasil dari pertemuan LIB dengan pemilik klub kelak akan menjadi masukan saran untuk disampaikan ke PSSI dan dibahas pada rapat Exco yang rencananya digelar setelahnya. Sebab itu, LIB berharap yang hadir langsung dalam pertemuan virtual itu adalah pemilik klub bukan perwakilannya.

“Agendanya adalah ingin menanyakan ke klub bagaimana kelanjutan Liga 1 dan Liga 2 2020. Apakah akan dilanjutkan atau tidak, karena sebetulnya yang paling berkepentingan di sini adalah klub.”

Sementara itu, PSSI juga telah membahas secara internal rencana untuk menggelar rapat Exco setelah pertemuan LIB dan klub. Rapat Exco PSSI yang dijadwalkan pada pertengahan Januari itu nantinya akan memutuskan nasib kompetisi Liga 1 dan Liga 2 ke depan.

Mengutip CNN Indonesia, Selasa (12/1), Plt Sekjen PSSI Yunus Nusi mengatakan mundurnya jadwal rapat Exco untuk menunggu hasil pertemuan antara Liga Indonesia Baru (LIB) dengan klub-klub peserta Liga 1 dan Liga 2 pada 22 Januari mendatang.

“PSSI melalui pertemuan LIB dengan klub akan mengakomodir usulan dan rekomendasi klub-klub. Sehingga rapat Exco PSSI yang tadinya pertengahan Januari diubah dan menunggu hasil pertemuan [LIB] tersebut,” kata Yunus Nusi, Senin (11/1). (TTF/jun/CNNI)