Leeds vs Man City: Duel Maestro Taktik Bielsa dan Guardiola

NEW MALANG POS – Leeds United akan menjamu Manchester City pada pekan keempat Liga Inggris di Elland Road, Sabtu (3/10). Duel ini akan mempertemukan dua maestro taktik, Marcelo Bielsa dan Pep Guardiola.

Bielsa dan Guardiola dikenal punya hubungan cukup erat. Bagi Guardiola, Bielsa adalah mentornya soal urusan meracik strategi.

Kedekatan keduanya dibuktikan tahun 2006 silam. Guardiola yang baru saja pensiun sebagai pesepak bola rela terbang ke Argentina untuk belajar langsung dari Bielsa.

Keduanya berbincang di peternakan milik Bielsa di Rosario, Argentina. Bielsa dan Guardiola berbincang selama 11 jam dan kabarnya pembicaraan itu didominasi soal taktik.

Guardiola juga menyukai aksioma Bielsa soal cara menghadapi kemenangan dan kekalahan. Aksioma Bielsa itu jadi yang pertama ditulis Guardiola di papan tulis yang terletak di kantornya.

Tulisan itu ia tempatkan di antara karikatur Noel Gallagher dan bait lagu dari musisi kenamaan asal Inggris itu.

“Momen dalam hidup saat saya merasakan peningkatan erat kaitannya dengan kegagalan,” bunyi pepatah Bielsa seperti dilansir Daily Mail.

“Saat dalam hidup saya mengalami kemunduran erat kaitannya dengan kesuksesan. Menjadi sukses merusak kita sebagai manusia. Itu membuat kita santai. Itu mempermainkan kita. Itu membuat kita menjadi individu yang buruk. Itu memberi makan ego kita. Kegagalan membentuk kita, membuat kita lebih solid, membawa kita lebih dekat ke keyakinan kita. Itu membuat kita lebih terhubung.”

Dilansir dari CNN Indonesia, di luar hubungan dekat itu, laga kali ini akan terasa sangat penting buat Guardiola. Pelatih asal Spanyol itu membutuhkan kemenangan setelah The Citizens dibungkam 2-5 oleh Leicester City di Stadion Etihad pada akhir pekan lalu.

Sebaliknya Bielsa sedang menjalani awal musim yang menyenangkan setelah membawa Leeds promosi ke Liga Inggris. Leeds berhasil merepotkan juara bertahan Liverpool di laga pembuka dan di dua laga terakhir berhasil meraih kemenangan.

Bielsa sendiri mengaku tak merasa seorang mentor buat Guardiola. Pelatih asal Argentina itu juga memuji Guardiola sebagai seorang yang imajinatif.

“Saya tidak merasa seperti mentornya. Tidak seperti itu. Ini manajer yang mandiri dengan ide-idenya. Idenya adalah miliknya dan bukan karena saya mengatakan ada sebuah cara bermain,” ucap Bielsa. (jal/CNNI)