Lawan Persebaya, Kapok di Tempat Netral

NEW MALANG POS

NEW MALANG POS, Malang – Arema FC mulai mengamati jadwal yang akan dijalani pada lanjutan Liga 1 2020. Termasuk menyiapkan diri melakoni away ke markas Persebaya yang akan berlangsung pada pekan kelima, 9 Oktober 2020. Arema pun berharap laga digelar di markas Persebaya, bukan di tempat netral.

Manajemen Arema FC memiliki alasan kuat mengapa mereka justru berharap laga digelar di markas Persebaya.

“Kami justru inginnya main di Gelora Bung Tomo atau Tambaksari,” ujar General Manager Arema FC Ruddy Widodo.

Menurut dia, Arema FC siap bermain di manapun. Namun, jika ditanya, akan lebih baik laga digelar bukan di tempat netral.

“Ada pelajaran yang didapatkan ketika semifinal Piala Gubernur Jatim pada tahun ini. Ketika pertandingan digelar di tempat netral, yaitu Blitar, dan tanpa penonton, justru kedua suporter bertemu di jalanan,” ujar Ruddy.

Sebaliknya, menurut pria asal Madiun itu, bila laga digelar di Surabaya atau Sidoarjo yang notabene dekat dengan homebase tuan rumah, dipastikan tidak ada suporter Arema yang menyatakan diri siap away atau datang di sekitar stadion.

“Terlepas laga tanpa penonton, pelajaran sebelumnya kan suporter bisa datang meski di luar stadion. Nah kalau di Surabaya atau Sidoarjo, justru hanya ada satu kelompok suporter saja. Seperti laga Persib dan Persija, maka bila laga digelar di Bandung atau di Jakarta, tidak akan ada suporter tamu yang datang,” tambahnya.

Sementara itu, Ruddy menilai bila laga digelar di Sidoarjo, timnya tetap siap, sekalipun sepekan sebelumnya harus away ke Stadion PTIK, Jakarta.

“Waktunya masih cukup, walaupun nanti kita pakai perjalanan darat,” tegas dia.

Akan tetapi, dalam draft jadwal yang disampaikan operator, sampai saat ini belum ditentukan venue laga Persebaya vs Arema FC. (ley)