Aturan Ketat Liga 1

NewMalangPos, MALANG – Arema FC mengapresiasi langkah cepat Menpora Zainudin Amali yang sudah bertemu dengan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo untuk membahas izin gelaran olahraga termasuk sepak bola. Tim Singo Edan pun siap menjalankan peraturan super ketat dalam teknis pertandingan, ketika nantinya Liga 1 2021 bergulir.

“Kami mengapresiasi pertemuan keduanya sebagai stakeholder dari pemerintahan. Mudah-mudahan bisa menghasilkan keputusan adanya aktivitas (sepak bola) lagi,” ujar General Manager Arema FC Ruddy Widodo.

Menurut dia, pertemuan keduanya dipastikan juga menentukan hal teknis sebuah helatan yang bisa dijalankan, asalkan dengan protokol kesehatan ketat karena dalam masa pandemi Covid-19. “Kita bersama jaga pandemi, tapi aktivitasnya harus jalan. Mudah-mudahan dalam pertemuan ini menghasilkan kesepakatan yang saling menguntungkan,” papar dia.

Saling menguntungkan tersebut, dikatakan Ruddy, sepak bola bisa berjalan namun tidak sekadar menjalankan roda kompetisi. Namun, sepak bola bisa menjadi brand ambassador untuk mengkampanyekan protokol kesehatan.

“Misal, ada satu pemain klub tertentu, atau pemain Arema yang followernya banyak di Instagram. Nah, lewat Hanif mungkin bisa kampanye prokes, seperti ketika vaksinasi lewat Dedik. Contoh lagi di Jawa Barat yang luas, pemain Persib kan bisa mengampanyekan cara hidup sehat. Olahraga kan bisa jalan,” urai pria asal Madiun itu.

Ruddy mengatakan, pihaknya juga sepakat dengan keinginan Kapolri Listyo Sigit, yang meminta helatan pertandingan sesuai prokes. Bila ada yang melanggar, maka bakal disanksi.

“Ya memang harus, seperti di beberapa negara yang sepak bola sudah berputar, juga begitu. Contoh di Vietnam, mereka tetap jalan dan ada penontonnya. Begitu Covid-19 sempat naik, aturannya tanpa penonton,” imbuh pria berusia 49 tahun itu.

Menurut Ruddy, nantinya harus ada kesepakatan bersama mengenai sanksi tersebut. “Yang jelas, industri (sepak bola) jang sampai mati, tapi kita harus disiplin,” tegasnya.

Sebelumnya, Menpora Zainudin Amali mengakui sudah bertemu dengan Kapolri, Senin (8/2). Salah satu yang disepakati adalah selanjutnya akan ada pertemuan lanjutan untuk membicarakan detil, teknis, dan berbagai hal khususnya kegiatan olahraga. “Tentunya masyarakat kita merindukan kegiatan keolahragaan supaya bisa bergulir kembali. Tetapi kita harus tetap paham bahwa situasi saat ini tidak mudah. Upaya pemerintah mengatasi penyebaran Covid-19 harus kita dukung. Untuk itu, kami akan melakukan pertemuan lanjutan,” tutur Menpora.

Sedangkan Kapolri menyatakan pihaknya mendukung agar kegiatan-kegiatan kepemudaan serta olahraga dapat berjalan kembali. Khusus kegiatan sepak bola seperti kompetisi Liga 1, Kapolri menilai perlu ada pertemuan lanjutan dengan pihak-pihak terkait seperti PSSI dan PT Liga Indonesia Baru (PT LIB) supaya nantinya bisa tercapai suatu kesepakatan.  

“Kami memahami bahwa kegiatan-kegiatan yang bersifat kepemudaan dan olahraga tentunya menjadi perhatian karena memang di beberapa negara kegiatan-kegiatan tersebut sudah dilaksanakan,” ujar Kapolri. (ley)