Okupansi Hotel di Malang Capai 50 Persen

TREN POSITIF: Okupansi hotel mengalami perbaikan di bulan September, tamu sudah boleh dine in dan menginap.

NEW MALANG POS, MALANG – Dampak positif sudah mulai dirasakan sektor pariwisata terkait pelonggaran kegiatan masyarakat yang telah berjalan lebih dari dua minggu di Kota Malang.

Terlihat perbaikan okupansi hotel diangka rata-rata 50 persen, salah satu faktor sudah diperbolehkannya dine in bagi tamu.
Hal ini dibenarkan Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) BPC Malang, Agoes Basoeki. Okupansi hotel saat ini menunjukkan trend positif, yang ditunjukkan dengan meningkatnya okupansi terutama saat weekend.

“Kami berharap semoga okupansi hotel di Kota Malang terus membaik, karena yang kami perlukan adalah meningkatnya kesehatan masyarakat serta kepastian PPKM dan kebijakan yang mendukung bangkitnya perekonomian khususnya sektor pariwisata,” ungkap Agoes.

Baca Juga :  Chingoo Coworking Space Bikin Belajar dan Nongkrong Lebih Asyik

di bulan September ini. Hal tersebut tentunya dipengaruhi oleh faktor tertentu seperti sudah bolehnya dine in dan mulai dibukanya destinasi wisata di Malang dan Batu.

“Uji coba pembukaan destinasi wisata di bulan September ini setidaknya dapat menarik masyarakat terutama dari luar Kota Malang untuk datang ke Malang dengan tujuan wisata,” bebernya.

Sementara itu General Manager Atria Hotel Malang Atria Ibnu Darmawan, mengatakan, saat ini okupansi Atria Hotel Malang naik di kisaran 10 persen dibandingkan bulan Agustus lalu yang angkanya baru mencapai 35 persen.

Baca Juga :  Kopi Klodjen Djaya 1956, Coffee Morning Gratis di Hari Kopi Nasional

Meski Kapasitas dine ini saat ini barus sebatas 25 persen dari kapasitas normal. namun kebijakan tersebut cukup membantu hotel dalam memperbaiki okupansinya.

“Bulan September ini berdasarkan data month to date okupansi kami diangka 50 persen. Kenaikan ini terasa sesudah diperbolehkannya dine in,” urai Ibnu.

Tak hanya Atria Hotel Malang, membaiknya okupansi di bulan September ini juga turut dirasakan oleh ibis Styles Malang dengan okupansi di angka 54-60 persen. (lin/ggs)

artikel Pilihan