Nilai Pasar Arema FC Urutan ke-12

Asisten Pelatih Arema FC Siswantoro punya tugas berat menata ulang kondisi fisik para pemain yang sempat ditinggalnya selama dua minggu mengambil program lisensi kepelatihan A AFC.

MALANG, NewMalangPos – Kedatangan tiga pemain asing ke Arema FC tidak membuat nilai pasar klub melonjak signifikan.

Singo Edan tercatat hanya di urutan ke-12 versi Transfermrkt dibandingkan klub Liga 1 lainnya dengan nilai pasar Rp 51,71 Miliyar. Jumlah tersebut terpaut cukup jauh dari nilai pasar Persib Bandung di urutan puncak senilai Rp 87,34 Miliyar.

Nilai pasar klub diakumulasikan dari harga pasaran seluruh pemain yang berada di dalam skuat. Di skuat Arema FC saat ini terhitung sebanyak 31 pemain.

Tiga pemain yang sudah dipinjamkan ke klub lain seperti Ricga Tri Febiyan, Mochammad Sandy Ferrizal, dan Wiga Brillian masih masuk di dalam skuat. Harga pasaran ketiganya berkisar di antara Rp 434 juta sampai Rp 1,74 miliyar. Sehingga harga pasaran mereka tetap ikut dijumlahkan.

Baca Juga :  Arema FC Lepas Ikhwan Ciptady ke Sriwijaya FC

Sementara itu, empat pemain Akademi Arema yang baru naik kelas juga sudah terdaftar di dalam skuat. Meski begitu, harga pasaran Achmad Galih, Iqbal Fais, Hamzah Tito, dan Bramntio Ramadhan belum bisa diperkirakan alias masih kosong.

Presiden Arema FC Gilang Widya Pramana sebelumnya membeberkan sedikit informasi mengenai uang yang dirogoh untuk mengontrak penyerang asing Carlos Fortes. “Kalau pemain asing pasti sudah di angka M (miliyar) lah ya. Pastinya di atas 1 M,”  terangnya.

Carlos menjadi pemain asing Arema FC yang memiliki harga pasaran paling tinggi dibandingkan dua pemain asing lainnya, yaitu senilai Rp 3,04 miliyar. Kiper Adilson Maringa senilai Rp 2,17 miliyar dan gelandang Renshi Yamaguchi senilai Rp 2,61 miliyar.

Baca Juga :  Tambah Venue Bandung

Namun demikian, harga pasaran ini bukanlah nominal kontrak sang pemain di klub. Nilai pasar klub juga tidak menentukan kekayaaan klub.

Harga pasaran pemain mencakup nilai kontrak, usia pemain, kondisi fisik, performa di lapangan, serta faktor-faktor lain yang ada di dalam dan luar lapangan. Berhubung kompetisi di Indonesia sedang mati suri, harga pasaran setiap pemain mulai diperbaharui secara berkala sejak Piala Menpora 2021.

Musim depan bukan tidak mungkin nilai pasar Arema FC kembali meninggi. Pasalnya, Gilang sudah punya visi membentuk the dream team (tim impian) dengan pemain-pemain bertabur bintang. Berlabel pemain bintang tentu saja memiki harga pasaran yang selangit.

Baca Juga :  Batalkan Hasrat Uji Coba

“Kami lagi menyiapkan The Dream Team untuk Arema FC di musim depan dengan target bisa juara. Itu salah satu prioritas program kerja saya,” ungkapnya. (abr/jon)

artikel Pilihan