Naik KA Tawang Alun Wajib Rapid Antigen

Penumpang KA Tawang Alun relasi Malang-Banyuwangi wajib menunjukan surat hasil rapid test antigen atau GeNose-19, karena masuk perjalanan KA jarak jauh. (NMP-Ipunk Purwanto)

MALANG, NewMalangPos – Pengoperasian KA Tawang Alun disamakan dengan KA jarak jauh di masa larangan mudik 6-17 Mei ini. Kereta relasi Malang-Banyuwangi itu tidak masuk kawasan/wilayah aglomerasi di lingkup pengoperasian KA di DAOP 8. Penumpang harus menyertakan surat test bukti negatif Covid-19.

PT KAI Daop 8 menegaskan KA Tawang Alun yang memiliki relasi Malang-Banyuwangi ini diberlakukan sebagai KA jarak jauh.

“Karena Tawangalun tidak masuk wilayah aglomerasi, dia jarak jauh jadi perlu diberlakukan syarat keterangan bebas Covid-19 dengan surat test antigen. Sebelumnya, Tawang Alun tidak pakai (surat keterangan antigen,red),” tegas Manager Humas PT KAI Daop 8 Luqman Arif.

Baca Juga :  Pantau Level Fisik Caio dan Bruno

Menurutnya, ketika masa peniadaan mudik sudah berakhir nanti, seluruh penumpang dua KA tersebut wajib menyertakan hasil rapid test antigen. Ketentuan baru ini juga berlaku pada satu KA lain yakni KA Probowangi.

Pemerintah sudah menetapkan KA Tawang Alun dan KA Probowangi menjadi jarak jauh. Ia mengaskan hal ini ditetapkan langsung oleh pemerintah, bukanlah PT KAI.

“Pelanggan yang akan menggunakan KA Probowangi dan Tawang Alun diharuskan menunjukkan hasil negatif RT-PCR atau Rapid Test Antigen atau pemeriksaan GeNose C19 yang sampelnya diambil dalam kurun waktu maksimal 24 jam sebelum jadwal keberangkatan KA,” jelasnya. 

Baca Juga :  Tim Gabungan Pergoki Pemburu Kijang di Pujon, Tersangka Melarikan Diri

Luqman menerangkan, petugas akan melakukan verifikasi berkas-berkas persyaratan saat boarding di stasiun. Jika ditemukan calon penumpang yang berkasnya tidak lengkap atau tidak sesuai, maka penumpang tidak diizinkan untuk naik kereta api dan tiket akan dibatalkan.

Setiap pelanggan KA jarak jauh harus dalam kondisi sehat (tidak menderita flu, pilek, batuk, hilang daya penciuman, diare, dan demam) dan suhu badan tidak lebih dari 37,3 derajat celsius.

“Serta, penumpang wajib memakai masker kain tiga lapis atau masker medis yang menutupi hidung dan mulut,” pungkasnya. (ica/aim)

Baca Juga :  Mayat Tanpa Identitas di Tumpukkan Sampah