Myanmar Semakin Kacau, WNI di Ditampung di Sekolah RI Yangon

Foto: Gelombang unjuk rasa melawan kudeta militer Myanmar. (REUTERS/STRINGER/CNN Indonesia)

Myanmar, NewMalangPos – Krisis politik di Myanmar semakin panas. Saat ini, Kementerian Luar Negeri RI, Judha Nugraha, menyatakan bahwa pihaknya menjadikan Sekolah Indonesia di Yangon sebagai tempat penampungan sementara WNI akibat terdampak krisis politik karena kudeta di Myanmar.

Direktur Perlindungan WNI dan Badan Hukum Indonesia Kemlu RI, mengatakan situasi di Myanmar masih dipandang belum mendesak sampai harus mengevakuasi WNI keluar dari Myanmar. Meski begitu, dirinya menghimbau kepada seluruh WNI untuk segera pulang ke Indonesia.

“KBRI Yangon telah menyiapkan Sekolah Indonesia Yangon sebagai lokasi shelter sementara bagi WNI. Kemlu dan KBRI juga akan membantu pengurusan charter flight jika memang opsi tersebut diminati para WNI,” klaim Judha, pada Selasa (16/3).

Baca Juga :  Kerajaan Inggris Gelar Peresmian Patung Putri Diana, Kate Middleton dan Pangeran Charles Tak Hadir

Judha mengatakan bahwa dirinya baru saja melakukan pertemuan virtual bersama WNI di Myanmar. Dalam hal ini, Judha mengatakan seluruh WNI dalam kondisi aman. Meski terdampak kudeta, Judha menjelaskan bahwa tidak ada serangan langsung yang ditujukan untuk WNI di Myanmar.

“Ada beberapa aksi demo maupun penetapan martial law di lokasi tempat tinggal mereka, namun tidak ada serangan langsung yang ditujukan kepada para WNI,” ujar Judha.

Sejauh ini, lembaga pemantau hak asasi manusia, Assistance Association for Political Prisoners (AAPP), melaporkan setidaknya 140 orang tewas dalam bentrokan antara demonstran dan aparat Myanmar.

Baca Juga :  Tayang Perdana, River Where the Moon Rises Sabet Rating Tinggi

Pemadaman internet juga berlangsung untuk ketiga kali setelah junta militer menetapkan darurat militer di kota Hlang Tahyar, Yangon, dan Swepyitha pada Minggu (14/3).

Sehari sebelum memutus akses internet, aparat keamanan melakukan penyisiran terhadap pendukung Partai Liga Nasional untuk Demokrasi (NLD) mencari pendukung Aung San Suu Kyi hingga ke kota kecil tempat tinggal Lynn. (rds/dea/cnni/mg3/ggs/dtk)