Meski PPKM Mikro DKI Diperpanjang, Tempat Wisata Tetap Buka 50 Persen

7
Ilustrasi. Sejumlah tempat wisata akan dibuka usai perpanjangan PPKM mikro di DKI Jakarta. (Foto: CNN Indonesia/Bisma Septalisma)

NewMalangPos – Meski Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) mikro dilanjutkan selama dua bulan, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta membuka sejumlah tempat wisata mulai 8-22 Maret mendatang. Namun, kapasitas tempat wisata tersebut hanya dibuka 50 persen.

Wakil Gubernur DKI Jakarta Riza Patria menuturkan, pengendalian mobilitas masyarakat dalam perpanjangan PPKM kali ini tak berbeda dengan PPKM dua pekan sebelumnya. Hanya saja, pihaknya kali ini mulai mengizinkan pembukaan sejumlah tempat wisata.

“Hampir nggak ada yang beda dari sebelumnya kecuali ada penambahan unit kegiatan tempat rekreasi seperti Ragunan 50 persen, museum, dan lain-lain,” ujar Riza Patria seperti dilansir dari CNN Indonesia Selasa (9/3).

Aturan baru dalam perpanjangan PPKM akan mulai efektif per hari ini, Selasa (9/3). Terkait kemungkinan lonjakan di hari libur, Riza Patria menyebut hal itu akan diatur dalam surat edaran yang akan dikeluarkan oleh dinas terkait.

“Nanti diatur ada surat edaran dari dinas,” kata politikus Partai Gerindra itu.

Pemprov DKI Jakarta sebelumnya telah memperpanjang PPKM skala mikro untuk mengantisipasi lonjakan kasus Covid-19 di masa libur panjang hari keagamaan Isra’ Mi’raj dan Hari Raya Nyepi yang jatuh pada 11, 12, dan 14 Maret 2021.

“Pemprov DKI Jakarta kembali memperpanjang masa PPKM Mikro hingga 22 Maret 2021. Hal ini dilakukan untuk menekan angka penyebaran kasus Covid-19,” demikian dikutip dari situs resmi Pemprov DKI.

Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta, Widyastuti menyebut saat ini DKI terus mengalami penurunan persentase kasus aktif setelah dua pekan penerapan PPKM. (thr/psp/cnni/mg3/ley/nmp)