Masih di Jalur Juara

MALANG POSCO MEDIA- Arema FC sudah melupakan kecewaannya usai hasil imbang melawan Persija Jakarta di pekan 23 BRI Liga 1 2021/2022. Tim Singo Edan menganggap masih banyak pertandingan dan tetap berada di jalur juara. Mereka pun siap memaksimalkan sisa laga  berburu poin demi takhta kompetisi.

Hasil imbang 1-1 melawan Persija memang membuat pemain kecewa. Namun mereka tetap bangga pada permainan. Sebab anak asuh Eduardo Almeida itu tampil jauh lebih baik ketimbang dua laga sebelumnya ketika menang melawan Persela Lamongan dan imbang ketika bertemu PSIS Semarang.

Arema FC menganggap pekan 23 lalu tidak beruntung secara hasil. Sekalipun di sisi lain menganggap dua tim pantas berbagi poin.

“Dalam permainan, kadang tim main bagus tapi hasil seri. Kadang kami main jelek tapi menang. Tapi itulah sepak bola,” ujar winger Arema FC Dendi Santoso.

Baca Juga :  Tetap Usul UMK Naik

Menurut dia, dari pengalaman di pekan lalu, timnya sudah tampil bagus. Itulah yang kini wajib dipertahankan di laga berikutnya. Tentunya dengan sejumlah pembenahan dalam permainan demi target kemenangan.

“Mungkin sebelumnya itu hasil terbaik. Kecewa, pasti iya. Tapi itu sudah selesai dan penting (pekan lalu) tidak kalah,” papar dia.

Dia mengatakan, Arema FC pun masih dalam jalur yang tepat saat ini. Kans juara juga masih besar dengan 11 laga tersisa. “Yang terpenting, selanjutnya kami fokus. Pertandingan masih banyak,” tegas dia.

Menurut pemain bernomor punggung 41 itu, evaluasi pasti dilakukan  tim Arema FC. Hal itu diperlukan untuk menyambut laga berikutnya di pekan 24, melawan Persiraja Bandang Aceh, Kamis (10/2) pekan ini.

Baca Juga :  Sujud Syukur.. New Malang Pos Sudah Satu Tahun

“Coach pasti punya evaluasi. Selanjutnya, kami siap memberikan yang terbaik, baik untuk pelatih, tim dan semuanya,” tambahnya.

Pelatih Arema FC Eduardo Almeida menuturkan timnya sudah melakukan tugasnya dengan baik. Hasil imbang pekan lalu sudah berarti banyak bagi Tim Singo Edan. Dia tetap bangga dengan pencapaian para pemainnya. “Saya bangga, karena mereka semua bekerja keras,” ungkap dia.

Ia pun tak menekan para pemain dengan beban ekstra usai gagal menang. Seperti sebelumnya, sehari pascapertandingan, latihan berlangsung ringan. Recovery training dipilih, karena dia menilai pemain butuh rest pascakerja keras. Menurut dia memberikan beban ekstra berupa latihan justru tidak baik.  

Baca Juga :  Persebaya Kalah Lagi

Alhasil usai recovery training yang berlangsung selama 45 menit, Minggu (6/2) pagi kemarin, pemain bebas menikmati waktu rest di sekitar hotel. Alfarizi dkk menikmati mandi di pantai, juga berenang di kolam renang di hotel tempat tim menginap di kawasan Sanur.

Di sisi lain, Arema FC sejatinya saat ini masih berada di puncak klasemen BRI Liga 1 2021/2022. Tambahan satu poin, membuat tim tersebut mengoleksi 48 poin, dua angka lebih banyak dari Bhayangkara FC yang masih bermain Minggu (6/2) tadi malam melawan Persib Bandung. Sedangkan satu kompetitor perebutan juara, Persebaya, justru tumbang 0-2 dari tim papan bawah, Persipura Jayapura. (ley/van)

artikel Pilihan